Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 9, 2018

Diteken Presiden Jokowi 11 Kapal Pendukung Tol Laut Resmi Beroperasi

GRESIK – Dengan diresmikannya ke-11 kapal pendukung Tol Laut oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini, secara otomatis sebagai tanda dapat beroprasinya kesebelas kapal tersebut. Hal itu diungkapkan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Dwi Budi Sutrisno saat menghadiri acara Peresmian Kapal Pendukung Tol Laut di Gresik Jawa Timur, Jum’at (9/3/2018).

“Kapal-kapal itu akan digunakan untuk melayani masyarakat dan mendukung konektifitas antar wilayah di Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, lanjut Dwi, Presiden juga meresmikan kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) dimana di dalamnya terdapat 3 (tiga) kawasan terintegrasi yaitu kawasan industri, perumahan serta pelabuhan Berlian Manyar Sejahtera (BMS) yang dikena dengan sebutan Terminal Manyar Pelabuhan Gresik.

“Dengan dibangunnya sarana dan prasarana transportasi laut di seluruh penjuru tanah air Indonesia diharapkan dapat meningkatk…

Percepat Dokumen Kapal Cantrang, Ditjen Hubla Buka Gerai 6 Tempat

BATANG – Ditjen Hubla melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan buka gerai Pengukuran, Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal selama dua hari (7-9 Maret 2018) yang dilaksanakan di Kantor UPP Batang, Jawa Tengah. Hal itu bertujuan untuk memperlancar kegiatan pendataan, verifikasi, dan validasi kapal Cantrang.

”Ditjen Hubla mendukung penuh penyelenggaraan gerai tersebut dengan mengirimkan pejabat pendaftar dan pencatat baliknama kapal, pegawai pembantu pendaftaran dan baliknama kapal, staf pendaftaran dan Ahli Ukur kapal dari Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Kantor KSOP Semarang, Kantor KSOP Cirebon dan Kantor UPP Batang serta perwakilan dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan,” ujar Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Junaidi di Jakarta, Jum’at (9/3/2018).

Menurut Junaidi, pihaknya telah mampu menyelesaikan pengukuran ulang terhadap 10 kapal, pendaftaran ulang 19 kapal, penyelesaian Baliknama Kapal sebanyak 6 Grosse Akta serta bimbingan teknis pendaftaran on line kepada nelayan …

Tuding BJTI Tak Peka Pebisnis Lokal Pelayaran Wadul INSA

SURABAYA – Kebijakan tentang full stack yang diberlakukan BJTI Port pertanggal 1 Februari 2018 lalu membuat masyarakat pelayaran sangat keberatan. Pasalnya, 30 samapai 40 persen karakteristik pelaku usaha itu masih terbangun dengan cara menumpuk barangnya di depo sehingga hal itu tidak bisa dihindarkan oleh perusahaan pelayaran.

“Pelayaran menganggap bahwa BJTI Port tak tanggap apa yang sebenarnya terjadi dilapangan dengan pukul rata berlakukan hal itu, karena lokal dengan Internasional berbeda,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Cabang Indonesian National Shipowners’ Association (DPC INSA) Surabaya, Stenvens H Lesawengan, Kamis (8/3/2018).

Menurut Stenvens, para pelayaran merasa keberatan dengan diberlakukan wajib full stack di area BJTI Port mengingat para pelanggan yang mayoritas pebisnis lokal mempunyai karakteristik terbangun dalam konstruksi menumpuk barangnya di depo dimana hal itu sudah bertahun-tahun dilakukan mengingat barang-barang yang akan di kapalkan mereka (pengguna jasa.red) d…