Langsung ke konten utama

Naik Kapal Rame-rame 400 Anak Korban Gempa Dimanjakan

MASYARAKAT PERHUBUNGAN LEMBAR GELAR TRAUMA HEALING SAMBUT HARHUBNAS 2018
Kepala KSOP Kelas III Lembar, Capt. M. Hermawan, MM.MMar saat perkenalkan tentang kapal dan laut kepada anak-anak Sekolah Dasar se-Kabupaten Lombok Barat saat trauma healing di atas KMP Dharma Ferry IX, Kamis (13/9/2018) siang.
LEMBAR – Bangun kembali mental anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar pasca gempa yang menimpa pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), masyarakat perhubungan yang digawangi Dinas Perhubungan Provinsi NTB dan KSOP Kelas III Lembar guna menyambut Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-47 tahun 2018 menyelenggarakan kegiatan Trauma Healing diatas kapal KMP Dharma Ferry IX yang bertolak dari dermaga III PT ASDP Lembar, Kamis (13/9/2018) siang.
“Awalnya kegiatan menyambut Harhubnas ke-47 tahun ini salah satu rangkaian akan dilakukan bakti sosial namun setelah berbincang-bincang dengan unsur maritim Lembar akhirnya muncul ide untuk menyelenggarakan trauma healing bagi anak-anak sekolah dasar (SD) dengan menggandeng tim dari IPB,” tutur Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Lembar, Capt. M. Hermawan. MM.MMar disela-sela pelaksanaan trauma healing berlangsung di perairan pelabuhan Lembar, Kamis (13/8/2018) siang.
Kegiatan itu, menurut M. Hermawan diikuti sekitar 400 murid SD berasal dari seluruh sekolah se-kabupaten Lombok Barat yang masing-masing diwakili 2 anak dan juga disertai guru pendamping sebanyak 50 orang guna menyambut peringatan hari Perhubungan Nasional tahun 2018.
“Dalam kegiatan itu, kami mendapat dukungan dari perusahaan pelayaran PT Dharma Lautan Utama yang menyediakan kapal KMP Dharma Ferry IX sebagai sarana tour wisata laut berlayar sejauh 5 mil yang memakan waktu 2 jam,” terang M. Hermawan.
Dalam pelaksanaannya, lanjut M. Hermawan melihat, berbagai macam permainan dan hiburan yang diberikan oleh tim cukup membuat anak-anak itu melupakan sejenak terhadap apa yang telah terjadi secara bertubi-tubi yang menimpanya akibat gempa bumi yang dashat di pulau Lombok.
“Gelak-tawa, sorak-sorai dan tepukan tangan yang bergemuruh serta pancaran raut muka yang ceriah mengambarkan betapa mereka menilmati acara ini,” ungkapnya.
Sedang, murid-murid SD yang telah dipilih untuk mengikuti kegiatan ini, mereka di angkut dengan menggunakan BUS kota milik Dis Hub Provinsi NTB sebanyak 9 bus Damri kemudian diarahkan untuk naik ke KMP Darma Ferry IX sebagai tempat pelaksanaan giat Trauma Healing.
“Selain itu, anak-anak juga mendapatkan bingkisan yang ditempatkan dalam tas sekolah dan makan bersama diatas kapal bersama seluruh yang hadir yang berakhir sekitar pukul 15.00 WITA,” ucap M.Hermawan.
Sementara itu, Kepala Cabang Lembar PT Dharma Lautan Utama (DLU), Sulistiyono mengatakan, sepertinya, saat ini hal semacam ini yang bisa menjadi obat bagi mereka. Karena memori anak-anak itu lebih tanjam sehingga jika tidak dilakukan tindakan yang bisa menguatkan psikisnya maka trauma itu akan melekat dan kemungkinan besar akan berdampak kurang baik. Sehingga, kami melihat upaya yang kita lakukan dengan trauma healing ini diharapkan bisa membantu anak-anak kembali memiliki mental yang kuat.
“Memang tidak gampang tapi paling tidak ada penyeimbang keadaan yang dialaminya dengan treatmen yang diberikan saat ini dengan acara yang kita gelar;” ujarnya.
Sulistiyono memandang, pihak manajemen perusahaannya juga mempunyai tanggung jawab moral terhadap masyarakat Lombok terutama yang menjadi korban gempa bumi. Bantuan berupa armada kapal yang digunakan untuk kegiatan trauma healing ini adalah sebagai dalah satu wujud kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat.
“Bantuan ini tidak seberapa bila dibandingkan dengan penderitaan yang dialami mereka (warga korban gempa.red). Kami akan mendukung kegiatan masyarakat maritim Lembar sebagai komitmen DLU,” katanya.
Selain itu, kedepan PT DLU akan menawsrkan paket-paket wisata laut dengan menggunakan armada kapal yang ada mengingat kapal-kapal yang kita miliki sangat memadahi seperti yang digunakan saat ini untuk acara trauma healing KMP Dharama Ferry IX
“Saat dulu di Kayangan itu pernah kita lakulan, kenapa tidak di Lembar karena bisa menjadi wisata yang baru bagi masyarakat dengan keliling diatas kapal,” anganya.
Dalam kegiatan itu, turun hadir; perwakilan Kadis Hub Prov NTB, KSOP lembar, Kabag Sumda Polres Lobar, Ketua dan anggota Gapasdap, Kapolsek Kawasan Pel Lembar, Direktorat Pol Air, Mahasiswa. (RG)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGADUAN: PDAM LAYANI NON STOP 24 MESKI LIBUR

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Pastikan kebutuhan air terserap pelanggan dengan baik, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada tetap siaga meski libur lebaran berlangsung. PDAM Surya Sembada Surabaya tidak akan mengurangi pemberian pelayanan pengaduan / teknis sebagaimana biasanya. Demi hal tersebut jajaran direksi berjibaku lakukan sidak langsung terhadap Instalasi Pengelolahan Air Minum (IPAM) dan rumah pompa guna memastikan kualitas, kuantis, dan kontinuitasnya tetap terjaga.

Seperti yang dikatakan Ashari Mardiono Direktur Utama PDAM Surabaya dalam sambutannya diacara buka puasa bersama wartawan dan rekan media di hotel Crown Prince Jl basuki rahmat Surabaya bahwa pihaknya tetap akan memberikan pelayanan seperti sebelumnya hanya saja pelayanan administrasi di liburkan hingga tanggal yang telah ditentukan.

Ashari juga menegaskan bahwa khusus untuk wilayah yang dikeluhkan, mengingat banyak masyarakat Surabaya yang mudik di luar kota Surabaya. PDAM akan menambah kapasitas air di wi…

BOCAH DIPAKSA ML GEGERKAN WARGA PERAK

ASUSILA[TitikKomaPost.com] Heboh beredarnya video mesum yang diperankan anak di bawah umur tak pelak membuat sebagian besar masyarakat khususnya kaum ibu gelisah, hal ini tampak dari raut wajah ibu-ibu yang lagi nunggu anaknya sekolah di salah satu taman kanak-kanak (TK) di Perak Surabaya saat membicarakan hal tersebut.

Mereka geram atas perbuatan yang tidak bermoral itu. Para ibu-ibu itu kesal pada pelaku yang sengaja merekam dan menyuruh anak di bawah umur beradegan mesra layaknya sepasang suami istri. Dalam video berdurasi 4 menit 8 detik tersebut, terlihat seorang bocah laki-laki berusia sekitar 6 tahun dan bocah perempuan yang badanya sedikit lebih besar yang usianya sekitar 8 tahun dengan arahan melakukan hubungan badan.

"Kurang ajar itu yang nyuruh, apa ngak punyak moral kali orang itu," keluh mereka yang engan disebut namanya, Rabu (27/5/2015).

Dari suara yang keluar dari video, perekam merupakan remaja dengan logat jawa yang kental.

Perekam terdengar menyuruh dua anak…

PERMUDAH PENGURUSAN BUKU PELAUT SYAHBANDAR PERAK BERLAKUKAN SISTEM ONLINE

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Tingkatkan pelayanan publik pembuatan buku pelaut, Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak memberlakukan sistem informasi berbasis teknologi (IT) yang lebih dikenal sistem online. Dengan sistem ini diyakini akan memberi kemudahan dan mewujudkan pelayanan yang bersih dari praktek-praktek kotor yang dilakukan oknum petugas Syahbandar. Hal itu diyakini Syahbandar Tanjung Perak, Capt. Hari Setyobudi, MM, Jum'at (1/4/2016)

"Dengan pelayanan online ini akan mempercepat proses pelayanan dan yang terpenting akan menghindarkan praktek main mata dengan petugas," ujar Capt. Hari Setyobudi Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Surabaya saat dikonfirmasi, Jum'at (1/4/2016).

Menurut Hari, manfaat pemberlakukan pengurusan buku pelaut dengan sistem online ini sedikit banyak akan menepis anggapan minor terkait layanan yang disebut-sebut adanya pemberlakukan praktek 'pungli' yang dilakukan oknum syahbandar. Dan yang terpenting dengan dit…