Langsung ke konten utama

Evakuasi Korban KM Satya Kencana IX Tuntas Ternyata Satu Meninggal

Tampak KM Niki Sae sandar di pelabuhan Trisakti menurunkan korban KM Satya Kencana IX yang berhasil dievakuasi, Sabtu (4/8/2018) malam.
BANJARMASIN – Evakuasi terhadap seluruh penumpang dan ABK korban kapal KM. Satya Kencana IX yang terbakar telah usai di boyong dari tengah laut dan tiba dengan selamat di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan malam ini (4/8/2018).

Sebagaimana disampaikan sebelumnya, para penumpang kapal KM. Satya Kencana IX dievakuasi ke daratan menggunakan kapal KM. Niki Sae dan kapal KM. Kumala.

"Seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi dengan kapal KM. Niki Sae dan KM Kumala dan saat ini KM. Niki Sae dan KM. Kumala telah tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin," ujar Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Junaidi.

Adapun penumpang dan ABK selamat yang diangkut kapal KM. Niki Sae tiba pujul 18.50 WITA berjumlah 140 orang dan 1 orang penumpang dalam keadaan meninggal. Sedangkan KM. Kumala membawa penumpang dan ABK selamat sebanyak 89 orang tiba pukul 20.10 WITA.

"Berdasarkan laporan dari KSOP Banjarmasin yang saya terima, ada satu orang penumpang dalam kondisi meninggal dunia," kata Junaidi.

Untuk memastikan, lanjut Junaidi, bahwa petugas KSOP Banjarmasin melakukan pendataan ulang terhadap para penumpang kapal KM. Satya Kencana IX bahwa tidak ada lagi penumpang yang belum dievakuasi. Selain itu, dua kapal Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus disiagakan di lokasi terjadinya musibah terbakarnya Kapal KM. Satya Kencana IX di perairan Tanjung Selatan Kalimantan Selatan.

"Kapal KN. Altair milik Disnav Banjarmasin dan KNP. 363 milik KSOP Banjarmasin disiagakan di lokasi untuk melakukan penyisiran dan pengawasan terhadap kapal KM. Satya Kencana IX yang dilaporkan terbakar pagi tadi (4/8)," tandas Junaidi.

Selain itu, Petugas medis, ambulance serta petugas KSOP Banjarmasin dan unsur terkait telah berada di  Pelabuhan Trisakti untuk membantu para korban guna dibawa ke Rumah Sakit terdekat guna penanganan lebih lanjut.

Sedang tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) saat ini juga telah meluncur ke lokasi kejadian guna melakukan investigasi penyebab terbakarnya kapal KM. Satya Kencana IX tersebut.

Adapun unsur yang dikerahkan untuk melakukan evakuasi para penumpang kapal tersebut terdiri dari KSOP Banjarmasin, SROP Banjarmasin, Lanal Banjarmasin dan Kantor SAR Banjarmasin.

“Proses evakuasi penumpang dilakukan oleh Kapal KM. Niki Sae, KM. Kumala dan Tug Boat Bina Marine 97 yang berada di sekitar lokasi terbakarnya kapal KM. Satya Kencana IX tersebut,” pungkas Junaidi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kapal KM. Satya Kencana IX diketahui terbakar pada posisi 04-43.67LS/ 113-57.81BT atau sekitar 54 mil Barat Daya Tanjung Selatan Kalimantan Selatan pada hari ini (4/8) pukul  05.35 WITA yang diinformasikan oleh KM Niki Sae melalui Radio kepada Stasiun Radio Pantai (SROP) Banjarmasin.

Sedang, Kapal KM. Satya Kencana IX yang dinakhodai oleh Sucipto Utomo merupakan kapal jenis Ro-Ro milik PT. Dharma Lautan Utama yang memiliki berat GT 11.657 dengan membawa 198 orang penumpang dan 32 orang ABK berlayar dari Tanjung Perak. (RG)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGADUAN: PDAM LAYANI NON STOP 24 MESKI LIBUR

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Pastikan kebutuhan air terserap pelanggan dengan baik, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada tetap siaga meski libur lebaran berlangsung. PDAM Surya Sembada Surabaya tidak akan mengurangi pemberian pelayanan pengaduan / teknis sebagaimana biasanya. Demi hal tersebut jajaran direksi berjibaku lakukan sidak langsung terhadap Instalasi Pengelolahan Air Minum (IPAM) dan rumah pompa guna memastikan kualitas, kuantis, dan kontinuitasnya tetap terjaga.

Seperti yang dikatakan Ashari Mardiono Direktur Utama PDAM Surabaya dalam sambutannya diacara buka puasa bersama wartawan dan rekan media di hotel Crown Prince Jl basuki rahmat Surabaya bahwa pihaknya tetap akan memberikan pelayanan seperti sebelumnya hanya saja pelayanan administrasi di liburkan hingga tanggal yang telah ditentukan.

Ashari juga menegaskan bahwa khusus untuk wilayah yang dikeluhkan, mengingat banyak masyarakat Surabaya yang mudik di luar kota Surabaya. PDAM akan menambah kapasitas air di wi…

BOCAH DIPAKSA ML GEGERKAN WARGA PERAK

ASUSILA[TitikKomaPost.com] Heboh beredarnya video mesum yang diperankan anak di bawah umur tak pelak membuat sebagian besar masyarakat khususnya kaum ibu gelisah, hal ini tampak dari raut wajah ibu-ibu yang lagi nunggu anaknya sekolah di salah satu taman kanak-kanak (TK) di Perak Surabaya saat membicarakan hal tersebut.

Mereka geram atas perbuatan yang tidak bermoral itu. Para ibu-ibu itu kesal pada pelaku yang sengaja merekam dan menyuruh anak di bawah umur beradegan mesra layaknya sepasang suami istri. Dalam video berdurasi 4 menit 8 detik tersebut, terlihat seorang bocah laki-laki berusia sekitar 6 tahun dan bocah perempuan yang badanya sedikit lebih besar yang usianya sekitar 8 tahun dengan arahan melakukan hubungan badan.

"Kurang ajar itu yang nyuruh, apa ngak punyak moral kali orang itu," keluh mereka yang engan disebut namanya, Rabu (27/5/2015).

Dari suara yang keluar dari video, perekam merupakan remaja dengan logat jawa yang kental.

Perekam terdengar menyuruh dua anak…

PERMUDAH PENGURUSAN BUKU PELAUT SYAHBANDAR PERAK BERLAKUKAN SISTEM ONLINE

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Tingkatkan pelayanan publik pembuatan buku pelaut, Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak memberlakukan sistem informasi berbasis teknologi (IT) yang lebih dikenal sistem online. Dengan sistem ini diyakini akan memberi kemudahan dan mewujudkan pelayanan yang bersih dari praktek-praktek kotor yang dilakukan oknum petugas Syahbandar. Hal itu diyakini Syahbandar Tanjung Perak, Capt. Hari Setyobudi, MM, Jum'at (1/4/2016)

"Dengan pelayanan online ini akan mempercepat proses pelayanan dan yang terpenting akan menghindarkan praktek main mata dengan petugas," ujar Capt. Hari Setyobudi Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Surabaya saat dikonfirmasi, Jum'at (1/4/2016).

Menurut Hari, manfaat pemberlakukan pengurusan buku pelaut dengan sistem online ini sedikit banyak akan menepis anggapan minor terkait layanan yang disebut-sebut adanya pemberlakukan praktek 'pungli' yang dilakukan oknum syahbandar. Dan yang terpenting dengan dit…