Langsung ke konten utama

Ahli Waris Korban KM Satya Kencana 9 Terima Santunan


DLU TUNTASKAN HINGGA KORBAN DI PERISTIRAHATAN PEMAKAMAN KELUARGA
Penyerahan santunan almarhum H. Fauzi korban kebakaran KM Satya Kencana IX oleh Jasa Raharja di rumah duka desa Tanjung Bumi, Bangkalan, Senin (6/8/2018).

BANGKALAN – Satu-satunya korban kebakaran kapal KM Satya Kencana IX yang meninggal dunia sudah di kebumikan bahkan santunan dari perusahaan pelayaran PT Dharma Lautan Utama (DLU) dan Jasa Raharja telah diterima pihak ahli waris.

"Alhamdulillah, keluarga kami  yang meninggal sudah dimakamkan dan santunan baik dari pihak pelayaran maupun Jasa Raharja juga sudah kami terima,” ujar Nawardi keponakan almarhum H. Fauzi (54) sebagai wakil keluarga yang mendampingi anak almarhum, Abdul Latif saat menerimakan santunan, Senin (6/8/2018).

Penyerahan santunan dari PT Dharma Lautan Utama kepada ahli waris korban KM Satya Kencana IX.
Sebenarnya, lanjut Nawardi, kematian pamanya itu tidak ada firasat sama sekali yang diterima keluarga karena kepergianya itu adalah kegiatan rutin yang dilakukan almarhum H. Fauzi mengawal sapi-sapi dagangannya ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

“Seperti biasa almarhum rutin pergi ke Banjarmasin untuk dagang sapi sebulan dua sampai tiga kali yang dikirimnya dari pelabuhan Sepuluh Bangkalan dengan menggunakan perahu. Sedang almarhum mengunakan kapal dari Tanjung Perak,” jelasnya.

Nawardi juga menambahkan, almarhum selama pergi untuk berdagang selalu menggunakan kapal melalui pelabuhan Tanjung Perak dan enggan ikut bersama kapal pengangkut sapinya.

“Memang pernah sekali ikut di kapal pengangkut sapi tapi selanjutnya tidak pernah mau karena menurutnya kapal besi lebih aman,” kata Nawardi menirukan almarhum Pamannya.

Penyerahan santunan Jasaraharja Putra kepada ahli waris korban KM Satya Kencana IX.
Almarhum H. Fauzi menggeluti bisnisnya sudah sekitar 25 tahun dengan sekali kirim 10 sampai 20 sapi. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak yang hingga kini tinggal di desa Tanjung Bumi Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura.

“Atas kepergian paman, kami sekeluarga telah ikhlas karena ini adalah takdir Alloh. Kami bersyukur proses pemulangan jenasah almarhum lancar dan cepat bahkan semua ditanggung perusahaan pelayaran hingga sampai di rumah dengan disertai ponakan saya dari Banjar yang juga dinaikan pesawat,” paparnya.

Sementara itu, santunan korban almarhum H. Fauzi diterima langsung oleh ahli waris di rumah desa Tanjung Bumi, Bangkalan yaitu, dari Jasa Raharja Rp. 50 juta, dari Jasaraharja Putra Rp. 20 juta, dari PT DLU Rp. 15 juta yang penyerahannya dilakukan pihak Jasa Raharja yang disaksikan pihak Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak yang diwakili Kepala Tata Usaha, Sentot dan Kabid Patroli dan Penjagaan, Syaiful Horry.

Seperti diberitakan sebelumnya, kapal KM. Satya Kencana IX yang dinakhodai Sucipto Utomo yang membawa penumpang 198 orang dan 32 ABK diketahui terbakar pada posisi 04-43.67LS/ 113-57.81BT atau sekitar 54 mil Barat Daya Tanjung Selatan Kalimantan Selatan pada hari Sabtu (4/8) pukul  05.35 WITA yang diinformasikan oleh KM Niki Sae melalui Radio kepada Stasiun Radio Pantai (SROP) Banjarmasin. (RG)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGADUAN: PDAM LAYANI NON STOP 24 MESKI LIBUR

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Pastikan kebutuhan air terserap pelanggan dengan baik, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada tetap siaga meski libur lebaran berlangsung. PDAM Surya Sembada Surabaya tidak akan mengurangi pemberian pelayanan pengaduan / teknis sebagaimana biasanya. Demi hal tersebut jajaran direksi berjibaku lakukan sidak langsung terhadap Instalasi Pengelolahan Air Minum (IPAM) dan rumah pompa guna memastikan kualitas, kuantis, dan kontinuitasnya tetap terjaga.

Seperti yang dikatakan Ashari Mardiono Direktur Utama PDAM Surabaya dalam sambutannya diacara buka puasa bersama wartawan dan rekan media di hotel Crown Prince Jl basuki rahmat Surabaya bahwa pihaknya tetap akan memberikan pelayanan seperti sebelumnya hanya saja pelayanan administrasi di liburkan hingga tanggal yang telah ditentukan.

Ashari juga menegaskan bahwa khusus untuk wilayah yang dikeluhkan, mengingat banyak masyarakat Surabaya yang mudik di luar kota Surabaya. PDAM akan menambah kapasitas air di wi…

BOCAH DIPAKSA ML GEGERKAN WARGA PERAK

ASUSILA[TitikKomaPost.com] Heboh beredarnya video mesum yang diperankan anak di bawah umur tak pelak membuat sebagian besar masyarakat khususnya kaum ibu gelisah, hal ini tampak dari raut wajah ibu-ibu yang lagi nunggu anaknya sekolah di salah satu taman kanak-kanak (TK) di Perak Surabaya saat membicarakan hal tersebut.

Mereka geram atas perbuatan yang tidak bermoral itu. Para ibu-ibu itu kesal pada pelaku yang sengaja merekam dan menyuruh anak di bawah umur beradegan mesra layaknya sepasang suami istri. Dalam video berdurasi 4 menit 8 detik tersebut, terlihat seorang bocah laki-laki berusia sekitar 6 tahun dan bocah perempuan yang badanya sedikit lebih besar yang usianya sekitar 8 tahun dengan arahan melakukan hubungan badan.

"Kurang ajar itu yang nyuruh, apa ngak punyak moral kali orang itu," keluh mereka yang engan disebut namanya, Rabu (27/5/2015).

Dari suara yang keluar dari video, perekam merupakan remaja dengan logat jawa yang kental.

Perekam terdengar menyuruh dua anak…

PERMUDAH PENGURUSAN BUKU PELAUT SYAHBANDAR PERAK BERLAKUKAN SISTEM ONLINE

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Tingkatkan pelayanan publik pembuatan buku pelaut, Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak memberlakukan sistem informasi berbasis teknologi (IT) yang lebih dikenal sistem online. Dengan sistem ini diyakini akan memberi kemudahan dan mewujudkan pelayanan yang bersih dari praktek-praktek kotor yang dilakukan oknum petugas Syahbandar. Hal itu diyakini Syahbandar Tanjung Perak, Capt. Hari Setyobudi, MM, Jum'at (1/4/2016)

"Dengan pelayanan online ini akan mempercepat proses pelayanan dan yang terpenting akan menghindarkan praktek main mata dengan petugas," ujar Capt. Hari Setyobudi Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Surabaya saat dikonfirmasi, Jum'at (1/4/2016).

Menurut Hari, manfaat pemberlakukan pengurusan buku pelaut dengan sistem online ini sedikit banyak akan menepis anggapan minor terkait layanan yang disebut-sebut adanya pemberlakukan praktek 'pungli' yang dilakukan oknum syahbandar. Dan yang terpenting dengan dit…