Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 20, 2017

Tak Genap 4 Bulan Nikmati Mercedes Pelindo III Orias Harus Rela Meninggalkannya

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Belum genap setahun sebagai orang nomor satu di lingkungan PT Pelindo III (Persero), Orias Petrus Moedak sudah harus meninggalkan kursi jabatnnya, kendati baru 4 bulan menikmati fasilitas mobil dinas (mobdin) Pelindo III senilai Rp 1,8 miliar jenis Mercedes-Benz tipe GLS 400 sejak awal Januari 2017. Pasalnya pos barunya sebagai salah satu direktur PT Bukit Asam (PTBA) sudah menunggu.

"Saya mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Pelindo 3," ujar Orias Petrus Moedak yang diumumkan menjadi Direktur Keuangan (Dirkeu) dalam sebuah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), perseroan pelat merah bidang pertambangan batu bara yang berlokasi di Tanjung Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut, Kamis (20/4/2017).

Sepenggal pernyataan Orias kepada jajaran PT Pelindo III tersurat lengkap dalam pesan pendek yang diterima kalangan wartawan. Pesan berantai bernuansa pamitan yang ditulisnya itu menyebut, terpaksa meninggalkan posisi Dirut Pelindo III dengan alas…

Nopol Mobdin Direksi Pelindo III Tak Wajar Diduga Salagunakan Aset Perusahaan

'Jauh Dari Nilai-Nilai Good Corporate Governance (GCG)'
SURABAYA[TitikKomaPost.com] Meski setiap pengadaan mobil dinas jabatan itu menyesuaikan dengan kekuatan keuangan masing-masing perusahaan namun juga harus mempertimbangkan Good Corporate Governance (GCG). Ternyata mobil dinas jabatan direksi PT Pelindo III (Persero) Surabaya Merk Mercedes Benz GL 400 Class dengan harga 1,8 miliar jauh lebih mewah dan lebih mahal bila dibanding saudaranya di Kementerian BUMN yaitu PT Pelindo II (Persero) Jakarta yang hanya dipatok 1,5 miliar per unit.

"Toyota Alphard yang diperuntukkan direksi ada perbedaan, kalau Dirut seri yang seharga 1,5 miliar sedang direksi lainya seri Alphard seharga 1,2 miliar," ujar salah satu pegawai PT Pelindo II (Persero) Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Dengan kemampuan perusahaan yang sama-sama bergerak di bidang Badan Usaha Pelabuhan (BUP) antara Pelindo III dan Pelindo II merupakan badan usaha milik negara (BUMN) dibawah Kementerian BUMN RI yang sehat…

Pelindo III Kucurkan Rp 150 Juta Dana Talangan Pengiriman Semen 'Rumah Kita'

'Dikucurkan Dua Tahap Setiap Pengapalan'


SURABAYA[TitikKomaPost.com] Upaya mengurai persoalan disparitas harga bahan-bahan kebutuhan pokok masyarakat khsusnya di luar Jawa nampaknya menjadi perhatian serius pemerintah. Konsep Tol laut yang telah dijalankan sepertinya dirasa kurang memberikan efek ampuh sehingga langkah penyediaan lokal khusus dengan dilengkapi pergudangan dan fasilitas pendukungnya sebagai tempat menyimpan barang yang dikapalkan dan kemudian didistribusikan kepada pasar diharapkan akan mampu menjawabnya.

"Semua itu, kami (PT Pelindo III, red) yang menyediakan dan menyiapkan. Tapi, untuk masalah biaya, sebenarnya bukan investasi, melainkan dana talangan yang kami pinjamkan sebagai pemancing minat pengusaha untuk turut menurunkan disparitas harga, khususnya di wilayah Indonesia Timur," jelas Vice President Corporate Communication Pelindo III, Widyaswendra dikonfirmasi, Rabu (19/4/2017).

Sayangnya, Wendra, panggilan akrab mantan Sekretaris Perusahaan (Se…