Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 16, 2017

18 UPT DITJENHUBLA SE-JATIM IKUTI WORKSHOP PENINGKATAN SDM

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Tingkatkan kemampuan SDM bagi pegawai dilingkungan 18 UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan se-Jawa Timur, Syahbandar Tanjung Perak sebagai koordinator mengadakan workshop peningkatan sumber daya manusia di bidang ketatausahaan yang diselenggarakan di Hotel Pesona Surabaya selama dua hari (16-17) Maret 2017.

Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Capt. Hari Setyobudi mengatakan, diadakannya workshop ini untuk memberi pengetahuan kepada pegawai dilingkungan perhubungan laut khususnya di 18 unit pelaksana teknis (UPT) se-Jawa Timur tentang pentingnya memahami ketatausahaan sebagai sistem administrasi kantor agar memenuhi persyaratan yang terkait erat dengan pemeriksaan dari BPK.

"Seluruh temuan itu berawal dari administrasi sehingga dengan memahami secara jeli dalam menjalankan administrasi ketatausahaan yang baik itu akan menjadi tolak ukur kantor itu sehat dan baik dan tatkala setiap ada pemeriksaan bpk diharapkan ti…

SUATU SAAT ALUR PELABUHAN TANJUNG PERAK AKAN GRATIS

' MUNGKIN SAJA KEMAUAN INSA TERJAWAB NAMUN BELUM SAAT INI '

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak bersama PT Pelindo III (Persero) dan Otoritas Pelabuhan serta Navigasi lakukan sosialisasi sistem dan prosedur pelayanan jasa pemanduan dan penundaan kapal di perairan wajib pandu Tanjung Perak. Hal itu dilakukan mengingat kepadatan lalulintas kapal yang keluar masuk sangat padat sekali sehingga harus disampaikan kepada para pelayaran.

Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Capt. Hari Setyobudi mengatakan, dalam mengatur kepadatan pergerakan kapal di wilayah perairan Tanjung Perak dan Gresik perlu disampaikan kepada pengguna jasa agar kerawanan atas trafik kapal itu diperlukan pandu yang handal dimana diatur dalam peraturan tahun 2013 sekarang ada sedikit penambahan sehingga perlu disosialisasikan.

"Keselamatan kapal dalam berlalulintas di laut khsusnya dalam alur harus menggunakan pandu, selain itu Tanjung Perak sendiri merupakan area wajib…

MIRIS MASTER CABLE KAPAL DI TANJUNG PERAK MASIH RENDAH

' HANYA SEKITAR 10 PERSEN NAKHODA YANG MENGIRIM BERITA/KAWAT '
SURABAYA[TitikKomaPost.com] Kesadaran pihak kapal menyampaikan berita kawat atau master cable yang dikirim nakhoda kapal kepada stasiun radio pantai masih minim khsusnya bagi kapal–kapal baik yang masuk maupun keluar dari perairan pelabuhan Tanjung Perak. Hal ini diungkapkan Kepala Distrik navigasi kelas I Surabaya, Supardi dalam sosialisasikan sistem dan prosedur layanan pemanduan di perairan pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (13/3/2017)

"Dari seratus kapal yang hilir mudik di dalam alur perairan barat Surabaya (APBS) maupun alur timur perairan Surabaya hanya 10 persen yang melakukan kewajiban menyampaikan master cabel kepada stasiun radio pantai," ujar Supardi dila-sela sosialisasi yang diselenggarakan di terminal penumpang GSN pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (16/3/2017).

Menurut Supardi, penyampaian berita radio oleh kapal itu merupakan kewajiban yang diatur oleh aturan terkait telekomunikasi pelayaran. Sebe…

KUPP BRONDONG SOSIALISASIKAN ATURAN TERSUS DAN KEPELABUHANAN

LAMONGAN[TitikKomaPost.com] Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Brondong bersama Bidang Hukum dan Kepelabuhanan Dirjen Perhubungan Laut menyelenggarakan rapat koordinasi dengan seluruh pemilik terminal khusus (Tersus) yang berada dilingkungannya diadakan di Gedung serbaguna PT Semen Indonesia Tuban, Selasa (14/3/2017).

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuahan Brondong, Yuniarsono mengatakan, penyelenggaraan rapat koordinasi itu untuk melakukan sosialisasi peraturan bidang kepelabuhanan dan menyampaikan hal tekait legalitas terminal khsusu (Tersus).

“Seperti aturan penyesuaian ijin tarsus dimana dulu hanya berlaku 5 tahun, sekarang menjadi 10 tahun,” ujar Yuniarso.

Pelabuhan tersus di wilayah Brondong, lanjut Yuniarso memang tergolong padat aktifitasnya. Ada sekitar 12 tersus yang beroperasi dengan berbagai komodite, seperti Semen, batubara, minyak. “Aktifitas tarsus diwilayah brondong memang cukup padat,” akunya.

Dengan dilakukan koordinasi dengan penyelenggara pelabuhan terminal kh…