Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 7, 2017

BBM KM MUTIARA SENTOSA I KURANG DARI KUOTA PERTAMINA

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Pendalaman yang sedang dilakukan Syahbandar Tanjung Perak tentang permasalahan yang menimpa kapal KM Mutiara Sentosa I terkait habisnya bahan bakar minyak (BBM) saat berlayar dari Balikpapan menuju Surabaya di 10 mil utara Karang jamuang membuat banyak spekulasi atas pemakaian bahan bakarnya. PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus mengakui kalau kapal tersebut terdaftar sebagai kapal yang menggunakan BBM subsidi. Pengelola migas milik negara tersebut mengaku, kapal yang dioperatori PT Atosim Lampung Pelayaran (APL) itu mendapat penyaluran BBM subsidi dengan besaran 57 Kilo Liter (57.000 liter/57ton)

"Kapal Mutiara Sentosa 1 memang terdaftar sebagai kapal yang menggunakan BBM subsidi. Sesuai perhitungan, kuota BBM subsidi yang dapat disalurkan untuk KM Mutiara Sentosa 1 (jalur Balikpapan-Surabaya) adalah maksimal 57 KL," jelas Heppy Wulansari, Area Manager Communication and Relations PT Pertamina MOR V Jatimbalinus dikonfirma…

LABUAN BAJO ALAMI CUACA BURUK BERDAMPAK PEDAGANG PISANG MERUGI

LABUAN BAJO[TitikKomaPost.com] Cuaca buruk dalam dua pekan terakhir ini membuat
Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur menunda keberangkatan kapal-kapal yang akan berlayar. Hal itu diungkapkan, Kepala KUPP, Usman Husin kepada titikkomapost.com, Selasa (7/2/2017).

"Saya tunda semua keberangkatan kapal," ujar Usman.

Menurut Usman, langkah itu diambil demi keselamatan pelayaran yang tidak bisa ditawar-tawar. Dimana sejak tanggal 26 januari lalu pihaknya memberlakukan penundaan berlayar bagi kapal-kapal yang hendak meninggalkan pelabuhan Laboan Bajo.

"Ada dua kapal ferry ASDP penyeberangan labuan bajo - sape dan kapal wisata yang dilakukan penundaan pelayaran karena cuaca buruk," jelas Usman.

Untuk batas waktu penundaan berlayar, Usman mengatakan akan disesuaikan dengan kondisi cuaca yang ada dari data yang dikeluarkan BMKG.

"Ijin berlayar tergantung cuaca kalau sudah membaik pasti diberikan. Jangan kita ambil resiko," tandasny…