Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 20, 2016

RINGANKAN INDUSTRI TRANSPORTASI REVISI PNBP KEMENHUB AKAN DILAKUKAN

JAKARTA[TitikKomaPost.com] Kementerian Koordinator bidang Perekonomian siapkan paket kebijakan ekonomi percepat implementasi enam aspek dalam buku biru (blueprint) perbaikan sistem logistik dan rantai suplai nasional. Kebijakan khusus logistik itu rencananya akan diterbitkan tahun ini mencakup antara lain revisi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementerian Perhubungan yang dipandang memberatkan industri transportasi nasional.

"Sebenarnya penyatuan peraturan logistik, birokrasi, dan prosedur ditargetkan pada 2025. Tetapi mengingat persaingan di ASEAN sangat ketat, kita harus punya terobosan artinya blueprint kita percepat," ujar Deputi Bidang Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian Edy Putra Irawadi di sela acara Jakarta International Logistics Summit and Expo (JILSE) di Jakarta, Rabu (19/10/2016)

Menurut Edy, berdasarkan Indeks Kinerja Logistik atau "Logistic Performance Index" (LPI) 2016 versi Bank Dunia, tingkat kesuksesan pembangunan sistem logistik Tanah…

OTORITAS PELABUHAN SAMPAIKAN DWELLING TIME TANJUNG PERAK TURUN DRASTIS

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Tak mau dituding lamban dalam penanganan Dwelling Time di Pelabuhan Tanjung Perak, Tim perbaikan waktu inap dan bongkar barang impor dibawah koordinator Otoritas Pelabuhan segera menyampaikan evaluasinya kepada seluruh Stake Holder yang di paparkan dalam rapat Evaluasi dan Laporan Dwelling Time Pelabuhan Tanjung Perak kurun waktu hingga Oktober 2016 di Aula kantor Bea dan Cukai Tanjung Perak, Rabu (19/10/2016).

Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak, Chandra irawan mengatakan bahwa tim Dwelling Time dengan dibantu oleh seluruh instansi terkait yang selalu berkoordinasi bersama selama adanya arahan dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) hingga saat ini telah mampu mengurai lamanya waktu inap dan bongkar (Dwelling Time) di pelabuhan Tanjung Perak yang mulanya berkisaran di angka 6 sampai 5 koma per hari kini telah mencapai pada titik 3,13 hari.

"Semua pihak yang ikut terlibat dalam penurunan angka dwelling time diharapkan …