Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September 16, 2016

KAWAL DWELLING TIME BEA CUKAI TANJUNG PERAK PANGKAS WAKTU PROSES

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Guna menindak lanjuti arahan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait masalah dwelling time di Tanjung Perak, KPPBC TMP) Tanjung Perak telah membuat kebijakan baru untuk memberi kemudahan pada importir. hal itu diungkapkan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Tanjung Perak Efrizal kepada wartawan, Kamis (15/9/2016) sore.

"Mulai hari selasa kita sudah menetapkan aturan baru mengenai impor yang diharapkan dapat secara segnifikan memangkas dwelling Time dari sisi Custom Clerens tapi kami juga berharap dengan aturan baru yang diatur dalam peraturan Direktur Jenderal nomor 16/BC/2016 bahwa dwelling time dalam beberapa waktu kedepan mudah-mudahan bisa turun," ujar Efrizal.

Kebijakan itu sendiri, lanjut Efrizal, meningkatkan pelayanan terkait dengan mempercepat waktu kepengurusan karena banyak proses-proses yang sebelumnya memakan waktu lama namun sekarang kita dipotong.

"Seperti misalnya t…

POLRES TANJUNG PERAK BENTUK TIM KHUSUS DWELLING TIME

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Polres Pelabuhan Tanjung Perak bentuk tim khusus guna mengawal masalah Dwelling time di Tanjung Perak. Hal itu dikatakan Kapolres pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Takder Mattanete kepada wartawan sesaat setelah melakukan rapat bersama dengan instansi terkait dan operator pelabuhan maupun asosiasi importir Jawa Timur di kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak, Kamis (15/9/2016).

"Polres Tanjung perak sendiri terakhir kemarin melalui teleconfrens mendapat perintah dari Kapolri untuk Polda Jawa Timur dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk mengawal permasalahan tersebut," ujar Takdir Mattanete.

Untuk itu, lanjut Takdir, selanjutnya kami membentuk tim khusus berjumlah 100 personil untuk mengawal dan memonitor masalah Dwelling Time supaya bisa dalam target seminggu kedepan bisa turun seperti apa yang telah disampaikan oleh Presiden Jokowi bahwa kisaran di Tanjung Perak masih berada di angka 6 hari.



"Satu minggu ke depan targetnya masalah itu bisa tur…