Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 10, 2016

BEA CUKAI JUANDA RINGKUS PENUMPANG AIR ASIA PENYELUNDUP SABU 500 GRAM

SIDOARJO[TitikKomaPost.com] Penumpang pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan AK-364 tujuan Kuala Lumpur Malaysia – Bandara Internasional Juanda Surabaya ditangkap petugas Customs Narcotics Team (CNT) Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Juanda. Penangkapan ini berawal dari kecurigaan tas warna hitam bawaan seorang penumpang AirAsia asal Sampang, Madura berinisial ZA.

"Didalam tasnya ternyata ada bungkusan yang kami duga adalah narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 500 gram," terang Kepala KPPBC Juanda, M. Mulyono dalam keterangan persnya, Selasa (10/5/2016).

Upaya penggagalan penyelundupan sabu-sabu ini, menurut Mulyono, Bea Cukai telah ikut menyelamatkan nasib 2.500 jiwa generasi muda. Sebab, penyalahgunaan narkoba, kini sudah mulai merambah bidikan ke generasi muda Indonesia.

"Perkiraan hitungan kami, 1 gram sabu berbanding 5 orang mengonsumsi," jelasnya.

Diungkapkan, proses penangkapan pelaku ini bermula dari seorang laki-laki berinisial ZA yang ba…

MUNGKINKAH PENYEBERANGAN UJUNG KAMAL JADI KENANGAN ?

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Runtuhnya kejayaan PT ASDP cabang Surabaya sebagai pengelolah pelabuhan penyeberangan Ujung Surabaya - Kamal Madura berangsur-angsur di tandai dengan matinya aktivitas kantornya. Pasalnya komplek perkantoran yang di huni para operator kapal penyeberangan yang telah hidup di era 70-an hingga menjadi sarana penghubung antara pulau Jawa dan Madura harus bernasib tragis ditinggalkan kosong. Hal itu sebagai dampak hadirnya jembatan Suramadu.

Kondisi itu berubah drastis setelah beroperasinya jembatan Suramadu sejak tahun 2019 lalu. Tanda-tanda tersingkirnya armada kapal ferry mulai dirasakan oleh operator. Hal itu diungkapkan Manajer PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Ujung - Kamal Listyono Dwi Tetuko, dengan sedikit menghela nafas mengenang masa-masa kejayaan penyeberangan,

"Dari 7 perusahaan pelayaran yang beroperasi ketika itu, totalnya ada sebanyak 18 unit kapal feri yang melayani penumpang selama 24 jam, bisa dibayangkan betapa sibuknya kala itu," …

KEPALA OP TANJUNG PERAK BARU DIHADAPKAN PR YANG BELUM SELESAI

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Untuk kali ke tujuh Kepala Otoritas Tanjung Perak mengalami pergantiaan. Hal itu merupakan langkah Kementerian Perhubungan melakukan rotasi jabatan guna menumbuhkan semangat kerja di kalangan jajarannya khususnya Perhubungan Laut. Kebijakan itu diakui Candra Irawan, Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak yang baru sebagai langkah positif untuk membangun kinerja yang lebih baik.

"Program yang dijalankan pak Menteri mempercepat putar memutar jabatan itu bagus biar tetap semangan kerja," ujar Candra mengutip amanah menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, Selasa (10/5/2016).

Memang dalam perjalanan memangku jabatan kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak ini penuh dengan kejutan, Cadra merasa perintah tugas yang diterimanya kali ini di tanjung perak itu dirasakan mendadak.

"Keputusan itu diberikan kepada saya benar-benar mendadak. Dua hari sebelumnya saya belum mengetahuinya," aku Candra.

Walau begitu, mantan penguasa pelabuhan Belawan itu m…