Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 12, 2016

PELARANGAN MIHOL DI SURABAYA DI TANGGAPI PASIF HIPERHU

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Minuman beralkohol (mihol) kini dilarang beredar di Surabaya. Hanya saja, keputusan larangan edar mihol melalui Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Surabaya terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) penyempurnaan Perda pengendalian mihol dinilai Himpunan Pengusaha Rekreasi Hiburan Umum (Hiperhu) belum final.

"Karena, masih ada tahapan yang harus dilalui Pansus, dan bukan berhenti pada voting saja," ingat George Handiwiyanto, Ketua Hiperhu Surabaya, Sabtu (12/3/206).

Menurutnya, hasil keputusan 10 anggota Pansus Mihol DPRD Kota Surabaya yang melarang peredaran mihol di Surabaya itu masih harus dilaporkan ke Badan Musyawarah (Bamus) DPRD. Selanjutnya, Bamus DPRD akan menjadwalkan rapat paripurna guna membahas hasil keputusan Pansus Mihol atas pelarangannya.

"Tapi, kembali lagi, muaranya tetap ke Gubernur. Karena nantinya tergantung dari persetujuan Gubernur," tandas George.

Meski demikian, George tetap mengambil jarak dan cenderung bersikap…

KRD MANJA MANGKRAK DI GARASI DEPO MADIUN

MADIUN[TitikKomaPost.com] Kereta api KRD Madiun Jaya (KA Manja) terancam berhenti beroprasi, pasalnya kereta yang mempunyai trayek Madiun-Jogyakarta itu mengalami kerusakan parah di bagian mesin.

Menyusul kegagalan perbaikan yang dilakukan saat terjadi kerusakan mesin 16 Pebruari lalu, pihak PT. KAI Daop VII Madiun telah mengusulkan KA ekonomi AC jurusan Madiun - Jogjakarta direncanakan tidak lagi dioperasikan."Kereta ini memang sering rusak.Kali ini sangat parah dan harus ganti mesin," ungkap Manajer Humas PT.KAI Daops VII Madiun Supriyanto (12/3/2016).

Kerusakan sistem mesin kereta rel diesel (KRD) tersebut lebih parah dari perkiraan semula. Karena tak mau beresiko dengan kenyamanan dan keselamatan penumpang, pihaknya pun berusaha mengajukan surat untuk pengadaan mesin baru.Namun ,hingga akhir februari 2016 lalu belum ada tanggapan.

"Akhirnya kami putuskan mengajukan usulan agar kereta ini dinonaktifkan,"uajrnya.

Menurut Supriyanto, kereta tersebut sering rusak seja…

BARESKRIM SERAHKAN BERKAS PENCUCIAN UANG KONDENSAT KE KEJAKSAAN

JAKARTA[TitikKomaPost.com] Bareskrim Polri telah menyerahkan berkas tahap satu kasus dugaan korupsi dan pencucian uang penjualan kondensat bagian negara yang melibatkan SKK Migas, Kementerian ESDM, dan PT Trans Pasific Petrochemical Indotama ke Kejaksaan.

Dalam kasus ini kami masih berusaha untuk melengkapi berkas sesuai pentunjuk jaksa, "Kami sudah kirim berkas, tapi diperbaiki," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Agus Rianto, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (11/3/2016).

Menurutnya, penyidik Bareskrim sudah melakukan pemeriksaan terhadap 85 orang saksi dan tiga tersangka. Disamping itu, dua dari tiga tersangka tersebut sudah dilakukan penahanan, yakni mantan Deputi Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono dan mantan Kepala BP Migas Raden Priyono, sedang satu tersangka lainya salah satu Bos PT TPPI, Honggo Wendratno belum dilakukan penahanan karena masih dirawat di rumah sakit di Singapura.

Penahanan dua tersangka tersebut dilakukan usai Badan …