Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 7, 2016

BEROPERASI TANPA IPAL TELUK LAMONG 8 BULAN TUMBUH MERAMBAT

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Meski sudah beroperasi sejak Mei tahun lalu, Terminal Teluk Lamong hingga kini belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Hal itu akui Kepala Humas PT Terminal Teluk Lamong Reka Yusmara, menurutnya pengadaan alat IPAL di Terminal Teluk Lamong baru dipersiapkan pada tahun ini.

"Kita baru persiapkan lelangnya pengadaan IPAL tahun ini," ujar Reka.

Menurut Reka sela ini Terminal Teluk Lamong beroperasi sekira 8 bulan semenjak diresmikan Presiden Jokowi masih belum membutuhkan alat IPAL. "Sebab limbah kita selama ini masih bersifat limbah rumah tangga. Sementara IPAL itu dibutuhkan untuk limbah industri," kilahnya.

Selama ini, hasil kegiatan dalam kurun waktu 8 bulan terakhir, pengelolaan limbah di Terminal Teluk Lamong dikelola secara rumah tangga."Pengelolaannya pakai bak sementara. Sudah ada tangkinya. Pengelolaan limbah rumah tangga cukup dikasih cairan pelarut. Dikelola secara kimiawi," jelasnya.

Namun Reka tidak menam…

BAY M HASANI : LIMA LANGKAH SYAHBANDAR TANJUNG PERAK DEMI KESELAMATAN PELAYARAN

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Sebagai pelabuhan terbesar kedua di Indonesia, Tanjung Perak yang sekaligus menjadi pintu gerbang perekonomian wilayah Timur ternyata masih mempunyai banyak hal yang harus dilakukan demi menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran. Hal itu diakui oleh mantan Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak, Bay M Hasani kepada komunitas pewarta pelabuhan (KOPPEL) yang berbasis di Tanjung Perak, Senin (7/3/2016).

"Sesungguhnya banyak hal yang saya programkan untamanya untuk mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran di pelabuhan tanjung perak, namun karena panggilan tugas program tersebut belum sempat terlaksana," ujar Bay kepada wartawan yang tergabung dalam Komunitas Pewarta Pelabuhan (KOPPEL) yang berbasis di Tanjung Perak Surabaya, Senin (7/3/2016) by phone.

Bay M Hasani yang resmi di mutasi kembali memimpin Tanjung Priok merasa tinggalkan beberapa pekerjaan rumah (PR) yang belum diselesaikan saat memangku sebagai Kepala Kantor Kesyahbandaran U…