Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 6, 2016

ANGGOTA KOMISI IX DPR RI SIKAPI CARUT MARUT STATUS PEKERJA PELINDO III (PERSERO)

' ONENG JANJI AKAN BAWAK KE PUSAT '

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Carut marut permasalahan pegawai kontrak maupun pegawai lolos seleksi (PLS) di lingkungan Pelindo III (Persero) nampaknya mendapat perhatian serius dari anggota komisi IX yang sekaligus ketua Panitia khusus (Pansus) Pelindo 2 DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, hal itu terurai saat melakukan kunjungan menjawab keluhan DPC Serikat Pekerja Terminal Petikemas Surabaya (TPS).

Menurut Rieke, pihaknya disamping melihat permasalahan kerjasama yang dibuat antara Pelindo III dengan pihak asing dalam hal ini Dubai Port, Dia juga akan mengawal permasalahan terkait dengan para pekerja yang setatusnya sebagai tenaga kontrak yang dianggap kurang manusiawi.

"Saya berharap diselesaikan dengan kepala dingin. Semua pihak harus sama-sama diuntungkan, demi kesejahteraan pekerja dan perusahaan," ujar Rieke.

"Jika permasalahan itu tidak bisa di selesaikan tingkat daerah maka kami akan membawa ke pusat," imbuhnya.

Oneng (pangi…

TELUK LAMONG MLEMPEM BANGKAI KM WIHAN SEJAHTERA DIANGGAP SEBAGAI PENYEBABNYA

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Terminal teluk lamong yang di gadang-gadang Pelindo III (Persero) sebagai terminal termegah se-Asia Tenggara nampaknya belum menunjukkan pertumbuhan yang fantastis. Pasalnya meski sudah berjalan delapan bulan semenjak diresmikan presiden Joko widodo belum juga mendapatkan hati para pengusaha pelayaran, hal itu terbukti kapal-kapal itu lebih memilih beraktifitas di pelabuhan Tanjung Perak.

Kepala Humas PT Terminal Teluk Lamong, Reka Yusmara, mendata rata-rata kunjungan kapal domestik yang merapat di Terminal Teluk Lamong selama delapan bulan terakhir hanya dua kapal per hari. "Kapasitasnya bisa menampung tiga kapal," ujarnya.

Sedangkan kapal internasional terdata dalam delapan bulan terakhir yang sandar hanya sebanyak tiga buah kapal per minggunya. "Untuk kapal internasional kapasitas sandarnya bisa muat 4 kapal," terang Reka.

Kapal-kapal internasional yang telah sandar di Terminal Teluk Lamong itu dikatakan berasal dari Korea, Australia, da…

ALIH TEKNOLOGI IT PELINDO III (PERSERO) EFISIENKAN TENAGA MANUSIA

SURABAYA[TitikKomaPost.com]PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)/Pelindo III lakukan alih teknologi manual menjadi teknologi modern yang berbasis teknologi informasi (IT) guna mendukung peningkatan efektifitas. Tak pelak, perlakuan alih teknologi bernilai investasi Rp 1 triliun tersebut akan mengiringi efisiensi tenaga manusia di badan usaha  milik negara (BUMN) yang berpusat di Tanjung Perak Surabaya.

“Yang terpenting adalah, sistem pelayanan yang diberikan akan jauh lebih baik dari sebelumnya dengan pemanfaatan metode ini,” aku Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo III, Djarwo Surjanto.

Menurutnya, keberadaan tenaga manusia yang selama ini masih mendominasi pengelolaan seluruh keadministrasian dalam jaringan bisnis Pelindo III akan diefektifkan secara maksimal. Dengan begitu, efisiensi tersebut turut mengurangi jumlah tenaga yang berkecimpung dalam pelayanan jasa kepelabuhanan.

“Kalau sekarang ada 400 orang di kantor pusat (Pelindo III, red), hanya akan dibutuhkan 100 orang sa…

JASAD SANG NAKHODA KMP RAFELIA II TUTUP EVAKUASI PENCARIAN KORBAN

KETAPANG[TitikKomaPost.com] Pencarian nakhoda KMP Rafelia II yang tenggelam di perairan ketapang akhirnya dihentikan. Pasalnya tim evakuasi gabungan telah berhasil menemukan jasad pria yang diduga kuat Bambang Suyono di anjungan kapal tersebut di dasar laut, Minggu (6/3/2016).

Tim penyelam gabungan dari KPLP, TNI-AL, dan Basarnas pada pukul 10.55 Wita berhasil menemukan jasad laki-laki posisi berada di anjungan kapal KMP Rafelia II yang diperkirakan nakhoda, Bambang Suyono.

"Jasad laki-laki dievakuasi dari dasar laut tepat dianjungan kapal oleh tim gabungan mas," ujar Capt. Moch Firmawan, Nakhoda kapal patroli KN Grantin P.211 salah satu tim evakuasi dari KPLP Tanjung Perak, Surabaya kepada titikkomapost.com, Minggu (6/3/2016) malam.

Lanjut Firawan, jasad yang diyakini Bambang Suyono sang nakhoda kapal kmp Rafelia II itu kemudian di bawa keatas permukaan dan selanjutnya diantar ke daratan dengan mengunakan boat tim evakusi.

"Evakuasi sudah dilakukan dan selanjutnya diidenti…