Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 15, 2015

KM KIRANA KERAP MENJADI JEMBATAN PENYELUNDUP BURUNG KALIMANTAN

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Dalam kurun waktu sepanjang tahun 2015 Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya mencatat, 4.465 ekor burung berbagai jenis yang merupakan hasil dari empat kasus selundupan dari luar pulau yang masuk ke Surabaya.

"Ini upaya kami melindungi sumber daya alam hayati hewani dan mencegah penyebaran penyakit Avian Influenza atau flu burung," jelas Retno Oktorina, Kabid Pengawasan dan Penindakan BBKP Surabaya, Selasa (15/12/2015).

Retno mengatakan, dari 4 kasus penyelundupan burung tersebut rata-rata menggunakan sarana angkut kapal. Data yang terangkum sejak November-Desember 2015 itu menyebut, Kapal Motor (KM) Kirana kerap menjadi jembatan para pelaku melakukan aksinya.

"Ribuan burung yang kami amankan sepanjang 2015 ini dari Banjarmasin, Kalteng dan Balikpapan Katim," ingatnya.

Apabila dirinci, 4.465 ekor burung tersebut terdiri 1.205 ekor dikirim dari Banjarmasin dan sisanya 3.260 ekor burung berasal dari Balikpapan. Disebutkan, burung ya…

GAGAL TAKE OFF LION AIR BUS 330 LAKUKAN ULANG PERSIAPAN

BANJARMASIN[TitikKomaPost.com] Cuaca hujan rintik-rintik ditambah kondisi landasan pacu basah membuat pesawat Lion Air dengan kapasitas besar AIR BUS 330 untuk pertama kalinya di Bandara Syamsuddin Nur gagal melakukan taxi runway sebelum take off sekitar pukul 07. 56 WITA, Selasa (15/12/2015).

Meski sudah biasa disarati pesawat ukuran besar, terutama saat musim haji namun karena cuaca yang sedikit diwarnai hujan rintik-rintik membuat landasan pacu Bandaran Syamsuddin Nur Banjarmasin basah. Pengakuan salah satu penumpang yang melihat kejadian itu mengatakan kemungkinan penyebab gagalnya take off diperkirakan posisi pesawat saat melakun ancang-ancang kurang pada posisi yang memungkinkan sehingga pilot harus membatalkan dan mengulangi lagi persiapannya. Namun setelah dilakukan kembali dengan memutar yang baik akhirnya pesawat berhasil take off.

"Mungkin saat muter kurang nekuk." ujar Joko salah satu penumpang.

Namun begitu, peristiwa pengulangan maneuver di run way tersebut sempa…