Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November 17, 2015

DISDIK BANGKALAN MERASA PLESIRANNYA KE SINGAPURA SAH-SAH SAJA

BANGKALAN[TitikKomaPost.com] Merasa dipojokkan atas pemberitaan di beberapa media, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan, Bambang Mustika merasa sangat kecewa atas tudingan terkait plesiran beberapa kepala UPT Disdik se-Kabupaten Bangkalan ke Singapura beberapa waktu lalu.

Menurutnya hal itu terlalu dibesar-besarkan. kekecewaan itu terungkap saat Bambang menyampaikan dalam dengar pendapat tadi siang dengan Komisi D DPRD Bangkalan, selasa (17/11/2015). "Kami merasa kecewa terhadap pemberitaan di media yang terkesan memojokan Disdik Bangkalan. Padahal kita tidak merugikan negara. Keluarga mereka (Kepala UPT Disdik) yang merasa dipermalukan oleh miring pemberitaan tersebut," tutur Bambang.

Lanjut Bambang, biaya perjalanan ke Singapura itu tidak bersumber dari dana APBD melainkan dari simpanan sendiri lewat iuran yamg ditarik setiap bulannya. Bambang juga menjelaskan, dari 18 Ka UPT Disdik di Kabupaten Bangkalan, hanya 16 Ka UPT Disdik yang ikut ngelencer. Sedan…

DUA PENYELAM PASTIKAN POSISI BANGKAI KAPAL WIHAN SEJAHTERA TIDAK TERBAWA ARUS

SURABAYA[TitikKomaPost.com]Pasca tenggelamnya kapal Ro-Ro KM Wihan Sejahtera di Bouy 10 depan dermaga terminal Teluk Lamong, Senin (16/11/2015)  yang belum jelas penyebabnya membuat pihak terkait melakukan olah TKP untuk menentukan faktor penyebab karamnya kapal milik pelayaran PT Trimitra Samudra yang beralamat di jalan Perak Timur Surabaya.

Dua instansi dibawah kementerian perhubungan, yaitu Pihak Distrik Navigasi Klas 1 Surabaya yang berkolaborasi dengan armada pangkalan PLP tanjung Perak melakukan penandaan dilokasi posisi rangka dengan memberi sarana bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) berupa Bouy kuning guna menjamin alur pelayaran barat surabaya (APBS) aman dari lalulintas kapal-kapal yang keluar masuk perairan Tanjung Perak. Disamping itu juga dilakukan penyelaman oleh anggota pangkalan armada PLP Surabaya untuk memastikan lokasi kerangka kapal tidak berubah dan memastikan bahwa dugaan robeknya lambung kapal adalah penyebab tragedi tersebut.

"Kami melakukan penandaan dan peny…

SPIRITUALITY AT WORK : PENGEMBANGAN SDM BERBASIS SPIRITUAL

Ditulis oleh: Mohammad Syafiudin,MBA

Perkembangan manajemen modern telah mencapai titik kejenuhan luar biasa, ketika pandangan eksistensialisme mengalami ketumpulan, terutama ketika ingin membangun peradaban usaha dan bisnis yang kokoh, ternyata harus meraih kenestapaannya, karena sukses besar yang diraih dengan kerja keras saja, tidak cukup, masih ada ruang-ruang besar yang kosong dalam kepribadian para pekerja, kaum profesional, para penguasaha itu sendiri, yang kelak justru bisa mengancam balik, dan meruntuhkan kekuatan-kekuatannya selama ini.

Sukses-sukses besar yang diraih oleh perusahaan menengah maupun perusahaan besar yang ada saat ini, mengalami kegalauan yang tidak menentu, karena pertumbuhan dan perkembangan sosial, ekonomi dan politik serta keamanan, seringkali muncul di luar prediksi para pengamat, praktisi dan konsultan. Situasi sporadis ini, akibat dari rapuhnya fondasi manajemen yang seringkali mengabaikan aspejk-aspek fundamental para pekerja, profesional dan para CEO…