Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 27, 2015

DWELLING TIMES, GINSI JATIM KLAIM SURABAYA LEBIH BAIK DI BANDING DAERAH LAIN

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Peliknya masalah waktu tunggu bongkar muat di pelabuhan (dwelling time) yang dikeluhkan presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu saat berkunjung di pelabuhan Tanjung Periok nampaknya menjadi tamparan bagi wajah pelabuhan di Indonesia.

Lamanya pelayanan bongkar muat di pelabuhan hingga 10 hari bahkan lebih masih di keluhkan para pengusaha khususnya di Jakarta. Hal itu disangkal oleh Bambang Sukadi, ketua Ginsi Jatim, menurutnya beda dengan Surabaya."Waktu tunggu bongkar muat di surabaya masih lebih baik dari pada daerah lain. Disini rata-rata ngak lebih dari 5 hari," ujarnya, Jum'at (26/6/2015) di sela-sela buka bersama dengan wartawan yang di gelar PT Terminal Petikemas Surabaya, di rumah makan Agis, Surabaya.

Kondisi itu tentunya tidak terlepas dengan komplitnya dokumen yang dipenuhi para pengusaha khususnya anggota gabungan importit nasional seluruh indonesia (GINSI), Jawa Timur. Bambang memastikan mereka itu patuh pada aturan."Anggota g…

POLISI TETAPKAN TERSANGKA KASUS KORUPSI RTH SEMARANG 2012

SEMARANG[TitikKomaPost.com] Polrestabes Semarang umumkan kerugian negara terkait dugaan korupsi program pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) Kota Semarang 2012 yang menyeret satu tersangka oknum pejabat Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang, Jumat (26/6/2015).

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanuddin, saat memberikan keterangan pers mengatakan kepada wartawan,"Jadi, perkembangan kasus korupsi yang melibatkan oknum dinas kebersihan dan pertamanan, setelah melakukan proses penyelidikan kita tetapkan satu tersangka," ungkap kapolrestabes.

Burhanuddin mengatakan, akibat dari perbuatan yang dilakukan tersangka dalam kasus itu, nilai kerugian keuangan negara mencapai sekitar Rp 1,2 miliar. Dasar perhitungan tersebut, jelasnya berdasrkan dari hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Polisi sudah menetapkan Sujadi sebagai tersangka. Terang Burhanuddin, yang bersangkutan saat ini menjabat sebagai Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kota Semarang. …

HINDARI FERRY KM MULTI KARYA I KANDAS

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Kapal cargo KM Multi Karya I alami miring kiri 20 derajat di dalam bandar Tanjung Perak sesaat lepas dari Dermaga Jamrud Selatan, Jum'at (26/6/2015).

Kapal bebendera Indonesia milik PT Indo Shipping yang di nakhodai David Balukh dengan di ABK 16 orang itu sediannya bertolak dari Tanjung Perak, Surabaya menuju Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun, diduga karena kondisi keseimbangan kapal tidak sempurna, saat KM Multi Karya I bergerak di alur penyeberangan ASDP Ujung-Kamal ketika berpapasan dengan salah satu ferry, nakhoda berupaya menghindar ke luar alur. Naas, kapal yang kemudikan kandas dan miring ke kiri disisi Madura.

Kepala Syahbandar Utama Tanjung Perak, Rudiana, menjelaskan bahwa penyebab kemiringan kapal diduga ballast tank (tangki pengimbang) pada bagian kanan kiri dalam keadaan kosong, sehingga kapal yang sarat muatan tidak itu terjadi kemiringan karena berat atas,

"Untuk menyetabilkan kapal, anggota Sea Rider yang ada di lokasi memerint…