Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 21, 2015

PAUS FRANCIS BERANI GUNAKAN KUTIPAN PUISI ISLAM

VATIKAN[TitikKomaPost.com] Kutipan puisi islam karangan Ali Al-Khawas yang digunakan Paus Francis sangat mengejutkan dunia. Hal ini berbeda dengan pendahulunya yang antipati dengan islam. Dia mengunakan kutipan tersebut untuk mendorong kesaradaran bagi umat manusia agar mencintai lingkungan .

"Saya ingin kemanusiaan tidak berjarak dengan ciptaan Tuhan lainnya,"tuturnya seperti dilansir breitbart.com.

Sedangkan kutipan puisi Islam yang digunakan berbunyi berikut ini: "Langkah awal (perubahan iklim )akan menangkap apa yang dikatakan ketika angin berhembus, pohon bergoyang, air mengalir, burung bernyanyi atau suara dawai bergema".

Keberanian Paus Francis memilih kata bijak dari puisi Islam itu terbilang bertolak belakang dari Paus sebelumnya, Benedict yang menggunakan filosofi Islam untuk kepentingan katolik. Pada 2006, Paus Benedict terkenal setelah menggunakan kutipan Raja Bizantium Manuel II Pelologus ketika mendebatkan pemikiran Islam.

Isi kutipannya, "Tunjukan p…

WALIKOTA: MOBIL DINAS HARUS PARKIR DI BALAI KOTA SAAT LEBARAN

"Larangan PNS Gunakan Mobdin Mudik"

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melarang seluruh pegawai negeri sipil (PNS) bawahannya menggunakan mobil dinas (Mobdin) untuk mudik hari raya Idul Fitri 1436 Hijriyah.

Sikap Risma itu bertolak belakang dengan pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi yang memperbolehkan PNS mengunakan mobdin sebagai sarana mudik lebaran. "Saya tetap melarang. Semua mobil dinas harus diparkir di Balai Kota saat Lebaran," tutur Risma kepada wartawan di Surabaya, Minggu (21/6/2015).

Meski kebijakan Menpan-RB atas pengunaan mobdin membolehkan PNS untuk bawanya saat lebaran, namun Risma merasa perlu untuk melarang jajarannya menggunakan fasilitas negara tersebut. hal ini dengan pertimbangan khawatir akan resiko yang mungkin terjadi bila digunakan untuk keperluan pribadi.

"Tidak ada maksud melawan Pak Menpan. Tapi saya khawatir risikonya saja. Nanti akan bany…