Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 18, 2015

MANGKIR, WAKIL BUPATI CIREBON DIJEMPUT PAKSA KEJAGUNG

JAKARTA[TitikKomaPost.com] Tim Intel dan Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung bersama Tim Kejari Jakarta Utara (Jakut) menjemput paksa Wakil Bupati Cirebon, Tasiya Soemadi.

Penjemputan paksa Tasiya terkait dugaan Tipikor penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cirebon tahun 2009-2012. "Dihadapkan ke penyidik untuk dimintai keterangan sebagai tersangka setelah beberapa kali mangkir dari panggilan yang sah," ujar Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony T Spontana, Jakarta, Senin (18/5/2015).

Menurut Tony, Taisiya juga sudah ditetapkan sebagai Tersangka dalam perkara dugaan tipikor dalam Penggunaan APBD Kabupaten Cirebon. Khususnya Belanja Hibah dan Bansos Kabupaten Cirebon.

"Saat ini yang bersangkutan sudah dibawa ke Kejagung dan menjalani pemeriksaan," jelas Tony.

Tasiya diamankan di Rusun Muara Baru, Pluit, Jakarta Utara pada hari ini, Senin (18/5/2015) sekitar pukul 16.15 WIB.(Ari)

Sebelumnya, Kejagung juga melakukan …

NY MENEER SEPAKAT BERDAMAI DENGAN PT NMI

SEMARANG[TitikKomaPost.com] Sengketa gugatan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) antara PT Nyonya Meneer dengan PT Nata Meridian Investara di Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Semarang akhirnya berujung perdamaian.

Kedua belah pihak sepakat atas nilai nominal utang piutang sebesar Rp 39 miliar akan dibahas dalam rapat kreditur dalam waktu dekat.

“Sudah damai, kedua belah pihak sudah sepakat pada angkanya (utang piutang). Segera mungkin, minggu ini kalau tidak ya minggu depan akan kami mengundang kreditur untuk rapat terkait penyelesaian utang,” ujar Ketua Tim Pengurus Kreditur PT Nyonya Meneer Dedy A Prasetyo, Senin (18/5/2015).

Menurut Dedy adanya perdamaian itu sekaligus membatalkan audit terhadap Nyonya Meneer dan NMI oleh auditor independen. Ia juga mengatakan tim pengurus kreditur semula telah diperintahkan hakim pengawas Pengadilan Niaga Siti Jamzanah untuk mengaudit termohon dan pemohon. Hal itu apabila kedua belah pihak tidak kunjung menemukan kesepakatan terhadap no…

PENUMPANG MABUK NGAMUK BAWAK PARANG DI KM TIDAR

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Diduga gara-gara mabuk Gabriel Resubun (28) penumpang Kapal Pelni KM Tidar jurusan Ambon-Jakarta diamankan petugas Polres Pelabuhan Tanjung Perak karena membuat kegaduhan di dalam kapal dan mengancam penumpang lainnya menggunakan senjata tajam. Peristiwa itu terjadi di ruang makan Klas 1-2, Minggu (17/5/2015) sekitar pukul 23.00 WIB, saat penumpang tengah asyik menikmati live music.

GB yang dipengaruhi alkohol tiba-tiba mengamuk ketika bersenggolan dengan penumpang lain. “Saat berjoget terjadi senggolan. Dia (Gabriel Resubun) mengamuk karena sakit kena akar bahar penumpang lain,” kata Nahkoda KM Tidar Capt Djauri.

Dengan mengunakan senjata tajam jenis parang, GB warga Tual, maluku Tenggara itu mengamuk di dalam cafetaria kapal tersebut, tak pelak semua penumpang yang berada di dek 7 belakang terkejut dan berhamburan menyelamatkan diri dari amukan laki-laki hitam yang sedang kalap itu.

Menurut Nahkoda KM Tidar Capt Djauri, akibat kerusuhan ini, kaca pintu ruan…

PANWAS KAB SUMENEP BAKAR NASKAH TES PANWASCAM

SUMENEP[TitikKomaPost.com] Agar tidak dijadikan rujukan oleh daerah lain, panitia pengawas Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur membakar naskah tes tulis Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Kantor Panwas setempat, Senin (18/5/2015).

Saat dilakukan pembakaran Komisioner Bawaslu Jatim, Sri Sugeng, Komisioner Panwaskab, dan dua orang peserta tes dari Kecamatan Ambunten, Arius Gerahandi dan Sukronia menyaksikan secara langsung pelaksanaannya.

Menurut Anwar Noris, Komisioner Panwas Kabupaten Sumenep, pembakaran naskah tes tulis itu dimaksudkan agar tidak menjadi rujukan kabupaten lain.

“Supaya tidak disimpan dan tidak menjadi bahan contekan kabupaten lain,” ujar Noris.

Sementara itu, pagi tadi sudah dilaksanakan tes tulis bagi calon Panwascam se Kabupaten Sumenep, yang dilangsungkan di aula Kemenag setempat. Dalam pelaksanaan tes tersebut diikuti 423 orang, sedang yang dinyatakan lulus administrasi hanya 461 orang. (Helmi)

TELUK LAMONG MENGHITUNG HARI UNTUK RESMI BEROPERASI

" Pelindo III Yakin Harkitnas Akan Menjadi Sejarah Kebangkitan Maritim Indonesia "