Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 2, 2015

SOAL UN SMP DI TUBAN DIDISTRIBUSIKAN, DISDIKPORA JAMIN BERES

TUBAN[TitikKomaPost.com] Guna menghadapi Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tuban telah siap mendistribusikan naskah soal untuk UN, hal itu dibuktikan dengan tuntasnya berkas tersebut dilakukan penyortiran.

Dari hasil seleksi, disdikpora tidak menemukan masalah atas naskah yang diterimannya. Pelaksanaan Ujian Nasional untuk tingkat SMP sederajat akan dilakukan mulai pada hari Senin tanggal 4 Mei sampai dengan tanggal 7 Mei 2015 mendatang. Sebelum dilakukan pengiriman sebanyak 251 box naskah ujian tersebut disortir dan kemudian disimpan di kantor Disdikpora Tuban dengan penjagaan ketat setet dan selanjutnya siap di distribusikan keseluruh kecamatan.

"Semua sudah selesai kita pisahkan sesuai dengan sub rayon yang ada. Sekarang ini tinggal kita distribusikan ke masing-masing UPTD yang ada di kecamatan-kemacatan," tutur Heni Indriana, Kasi Kurikulum SMP/SMA/SMK Dinas Pendidikan Pem…

PENANGKAPAN NOVEL PELAJARAN BERHARGA KPK RESPON PENGADUAN MASYARAKAT

MEDAN[TitikKomaPost.com] Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah sepatutnya mengartikan penangkapan penyidiknya, Novel Baswedan oleh Bareskrim Polri merupakan suatu pelajaran yang berharga. Pasalnya kasus yang dituduhkan kepada Novel itu merupakan pengaduan masyarakat.

"Penangkapan penyidik KPK oleh Bareskrim itu merupakan pelajaran berharga buat lembaga antikorupsi, supaya tetap mengutamakan pengaduan masyarakat," tutur Koordinator Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI), Gandi Parapat, di Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (2/5/2015) pagi.

Hingga kini masih banyak pengaduan masyarakat yang masih banyak belum digarap KPK, bahkan kasus-kasus korupsi pejabat daerah seakan tidak jelas, hal ini yang membuat masyarakat pesimis atas kinerjanya. "Berbeda dengan pihak kepolisian. Di tengah keterpurukan karena selalu dituding ingin melemahkan KPK, justru menerima dan melanjutkan pengaduan masyarakat. KPK harus bisa belajar dari Polri untuk menampung dan menangani perkara…

KAPOLRI SAYANGKAN PENANGKAPAN NOVEL BASWEDAN

JAKARTA[TitikKomaPost.com] Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, penangkapan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan oleh penyidik Bareskrim Polri sebenarnya tidak perlu dilakukan bila yang bersangkutan kooperatif.

"Penangkapan terhadap Novel ini harusnya tidak perlu karena dia anggota Polri awalnya. Sekarang seharusnya secara sukarela meminta kepada Polri untuk diperiksa," kata Badrodin, di kawasan Monumen Nasional, Jumat (1/5/2015).

Menurut Badrodin, berkas kasus Novel telah diserahkan ke kejaksaan. Namun, karena dinyatakan belum lengkap (P19),kejaksaan mengembalikan berkas itu ke polisi kembali.

"Ada dua petunjuk yg harus dilengkapi keterangan tambahan dan rekonstruksi. Karena itu, Polri harus segera lakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan untuk melengkapi berkas yang diminta jaksa," jelasnya.

Lanjut Badrotin, pihak kepolisian sudah dua kali memanggil Novel, tapi yang bersangkutan tidak datang hingga penangkapan. Hal ini bila tidak dilakukan …

HOT!!! VIDEO MESUM DIDUGA WARGA PAMEKASAN BEREDAR DI FB

PAMEKASAN[TitikKomaPost.com] Warga Pamekasan geram atas beredar video “porno” di media sosial (medsos) akun facebook yang diduga warga Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Pasalnya perbuatan itu kalau dibiarkan akan dapat merusak moral bangsa.

Video yang diuplod dalam akun FB berinisial DW pada tanggal 20 April dan 24 April 2015 berdurasi 10 detik dan 1 menit 20 detik itu telah menggemparkan warga pamekasan. Rekaman dengan mengunakan bahasa madura itu sengaja diunggah oleh pelaku, namun maksud dan tujuannya masih belum diketahui.

Dalam video singkat itu pelaku diduga mantan pasangan suami istri melakukan perbuatannya disebuah rumah berdinding tabing (anyaman bambu Madura). Adegan panas itu dilakukannya dengan melakukan oral seks yang terlihat si laki-laki sedikit memaksa perempuannya untuk melayani nafsunya.

Yang lebih panas lagi, si perempuan terlihat tidak menggunakan busana dengan wajah dan postur tubuh cukup jelas serta rambut terurai. Sayang, si lelaki tidak terlihat perawakannya. Atas ke…

KN BIMA SAKTI GAGAL BAWA ROMBONGAN BUPATI SUMENEP SAFARI KEPULAUAN

"Disinyalir Minim Perawatan, Kerusakan Mesin  Menjadi pemicu Kegagalan"

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Gagal bawa rombongan safari kepulauan bupati sumenep, Distrik Navigasi Tanjung Perak pilih bungkam terkait penggunaan kapal Negara KN Bima Sakti yang disewa pemkab Sumenep guna lakukan perjalanan wisata Safari Kepulauan 2015 yang diduga dengan nilai sewa yang fantastis.

Kepala Dinas Distrik navigasi Tanjung Perak, Ir Nyoman Sukayadnya.MM saat dikonfirmasi memilih berdiam diri, pasalnya beberapa kali titikkomapost.com menghubungi lewat phoneselnya guna konfirmasi terkait hal itu tidak pernah di balas.

Dimana diketahui, kapal negara KN Bima Sakti yang notabene kapal patroli dinas navigasi tanjung perak dalam kesehariaannya digunakan sebagai armada patroli pemantauan alat SBNP di perairan tanjung perak hingga wilayah timur indonesia. Rencana pada hari Sabtu (25/4/2015) digunakan wisata safari kepulauan pemkab sumenep dengan star dari surabaya pada hari Kamis (23/4/2015) malam kapal …