Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 16, 2015

TARGET AKBP ADY WIBOWO UNGKAP KASUS KORUPSI GRESIK

GRESIK[TitikKomaPost.com] Kapolres Gresik yang baru AKBP Ady Wibowo berjanji akan ungkap kasus korupsi yang ada di wilayah hukumnya. Setelah resmi mengantikan AKBP E.Zulpan, mantan Kapolres Bojonegoro itu siap laksanakan tugas secara transparan tanpa pandang bulu.

Sebelum pindah tugas ke Gresik, AKBP Ady Wibowo pernah mengungkap kasus korupsi di Dinas Pertanian (Distan) Bojonegoro.

"Saya mohon doanya, terkait kasus korupsi di Gresik saya siap melanjutkan perkaranya," tuturnya kepada wartawan, Kamis (16/4/2015).

Menurut Ady Wibowo, persoalan kasus korupsi memang perkara khusus. Sebab, masing-masing di daerah memiliki kasus korupsi yang berbeda dan waktu pengungkapnya membutuhkan waktu cukup lama.

"Kasus korupsi berbeda dengan kasus pidana umum dan polisi siap menuntaskan dua kasus tersebut tanpa pandang bulu," ujarnya.

Alumni Akpol 1995 itu resmi masuk Gresik sebagai Kapolres yang ke 31 merasakan ada tantangan tersendiri. Dia merasa banyak pekerjaan rumah yang harus dise…

PRODUKTIVITAS PELABUHAN LEMBAR NAIK 400 PERSEN

LEMBAR[TitikKomaPost.com] Meningkatnya arus petikemas di Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat juga diikuti dengan peningkatan produktivitas kerja di pelabuhan tersebut. Tak tanggung-tanggung, peningkatan produktivitas kerja di pelabuhan tersebut mencapai 400 persen. Peningkatan itu terjadi pasca-kedatangan dua unit alat bongkat muat baru jenis fixed crane pada pertengahan Februari lalu.

General Manager Pelindo III Cabang Lembar Mudjiono mengatakan alat bongkar muat jenis fixed crane tersebut khusus digunakan untuk bongkar muat petikemas. Selama ini pelayanan bongkar muat petikemas di Pelabuhan Lembar menggunakan crane darat dan crane kapal. Produktivitas kedua alat tersebut hanya 8 boks per jam.

"Satu fixed crane dapat menangani petikemas hingga 16 boks per jam. Jadi dengan dua alat baru ini dalam satu jam kami bisa menangani 32 boks petikemas," kata Mudjiono, Kamis (16/4). Menurut Mudjiono, untuk mendatangkan kedua alat itu Pelindo III mengeluarkan biaya sebesar 2,74 juta …

PEMKAB SUMENEP TOLAK DISTRIBUSI RASKIN BULOG DIVRE JATIM

" Temukan Beberapa Truk Raskin Berkwalitas Rendah "

SUMENEP[TitikKomaPost.com] Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menolak beras jatah masyarakat miskin (raskin) yang dikirim Bulog Divre Jawa Timur ke Bulog Sumenep. Pasalnya kwalitaas beras yang akan dibagikan pada masyarakat itu dianggap tidak layak untuk dikonsumsi.

“Ada sebagian raskin yang kualitasnya jelek, makanya kami tolak,” kata Moh Hanafi, Kabag Perekonomian, Pemkab Sumenep, Kamis (16/4/2015).

Menurut Moh Hanafi, kondisi raskin yang kwalitasnya dibawah standart itu pihaknya akan mengembalikan ke Divre Provinsi Jatim.“Kalau yang kualitasnya tidak bagus ya harus dikembalikan,” tegasnya.

Dalam hal ini, menurut Moh hanafi, pihaknya belum tahu berapa persisnya jumlah raskin yang berkwalitas jelek itu. Ia memastikan, jatah raskin yang dikirim ke Bulog Sumenep itu cukup untuk jatah satu bulan. “Beras itu cukup untuk jatah bulan Januari,” imbuhnya.

Hasil pantauan dilapangan hingga siang tadi, ada 17 truk pemuat ras…

PASCA PELANTIKAN, APBMI JATIM AMANKAN ASET ORGANISASI

" Ketua Terpilih Siapkan Jalur Hukum Untuk kawal Penyelamatan Aset APBMI "

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Pasca pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (DPW APBMI) Jawa Timur, Kody Lamahayu Fredy sebagai ketua terpilih akan lakukan penarikan aset-aset organisasi yang masih dikuasai pengurus lama.

“Kami tidak mengancam. Tapi, apabila penarikan aset APBMI Jatim yang sekarang masih dibawah penguasaan pengurus lama, akan kami tempuh lewat jalur hukum. Karena, kami di pengurusan baru ini sah secara hukum,” tegas Kody disela pelantikan DPW Jatim yang dihadiri sebagian besar pengurus DPW APBMI se-Indonesia di JW Marriott Hotel, Surabaya, Kamis (16/4/2015).

Menurut Kody, pengurus DPW APBMI Jatim sebelumnya yang sudah dibatalkan demi hukum, diharapkan segera menyerahkan aset tanpa terkecuali. Agar, kata Kody, tidak ada hal lain yang kemudian memperlambat penyerahan aset APBMI Jatim hingga berujung pada kerugian yang diderita anggota.

“Harapan kami agar…

BERAT HIDUPKAN BUP UMUM DI TANJUNG PERAK

" INSA Surabaya Tidak Yakin BUP Umum Bisa Hidup Di Tanjung Perak "

SURABAYA[TitikKomaPost.com] DPC INSA menanggapi pesimis atas pernyataan menteri perhubungan dorong pihak pelindo III agar memberikan ruang bagi badan usaha pelabuhan (BUP) umum lain untuk tumbuh di wilayah perairan Tanjung Perak. Dimana hal itu disampaikan menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat peresmian oprasinya kereta api logistik jalur Tanjung Perak - Jakarta.

Menurut Jonan, secara pribadi sudah menyampaikan wacana itu pada dirut PT Pelindo III (Persero), Djarwo Surjanto, bahwa untuk peningkatan pelayanan pelabuhan itu menurut Jonan harus ada kompetiternya.

" Djarwo juga mendukung jika ada badan usaha pelabuhan yang baru yang bersaing dengan pelindo III, jadi makin lama makin baik, tarifnya bisa kompetitif layanannya lebih membaik," ujar Jonan disela-sela sambutannya dalam peresmian pengoperasian KA Logistik di TPS.

Sementara itu, Ketua DPC Indonesian National Shipowner Association (INSA) Surabaya…