Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 18, 2015

PRESTASI PERAK TERUKIR BERKAT KEMESRAAN BERSAMA SELURUH STAKE HOLDER

"Apresiasi Sebagai Spirit Peningkatan Kinerja"
SURABAYA[TitikKomaPost.com] Wujudkan rasa syukur atas segala pencapaian perusahaan, PT Pelindo III Cabang Tanjung Perak memberikan apresiasi kepada karyawan dan sekaligus memberikan asahan rohani melalui dakwah dalam acara memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad Saw sebagai pemantapan mental spiritual.

Dalam kesempatan itu, Eko Harijadi Budijanto, GM Pelindo III Cabang Tanjung Perak, mengatakan yang penting adalah kita bisa mencapai efisiensi dan produktifitas, sedang laba itu adalah target antar. Kedepan tanjung perak ini diharap menjadi barometer, standrat pelabuhan nasional di Indonesia, bahkan menjadi hop seperti Singapore. Kalau kita berbicara hop domestik Indonesia adalah Tanjung Perak, karena mempunyai rute yang paling lengkap. 47 tujuh rute dan juga rute internasional. Menurut Presiden Joko Widodo, setelah melihat tanjung perak, beliau mencanangkan semua pelabuhan dan terminal penumpang di Indonesia harus berstandart sepe…

LEPAS EKSEKUSI EMPAT JENAZAH TERPIDANA MATI DIBOYONG KELUARGANNYA

CILACAP[TitikKomaPost.com] Lepas eksekusi terpidana mati kasus narkoba, empat jenazah dari lima terpidana di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dibawa keluar dari pulau "pesakitan" itu, Minggu (18/1), pukul 03.55 WIB  Keempat jenazah itu terdiri Ang Kim Soei (62) warga negara Belanda, Marco Archer Cardoso Mareira (53) warga negara Brasil, Daniel Enemua (38) warga negara Malawi, dan Rani Andriani atau Melisa Aprilia (38) warga negara Indonesia.

Dari pantauan di Dermaga Wijayapura (tempat penyeberangan menuju Pulau Nusakambangan), sebanyak empat mobil ambulans turun dari Kapal Pengayoman IV milik Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Selanjutnya, empat mobil ambulans itu segera meninggalkan Dermaga Wijayapura dengan pengawalan polisi.

Informasi yang dihimpun, jenazah Ang Kim Soei dan Marco Archer Cardoso Mareira akan dibawa ke Krematorium Girilaya, Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, untuk dikremasi, jenazah Namaona Denis dibawa ke Jakarta, sedangkan jenazah Rani …

EKSEKUSI MATI DI NUSAKAMBANGAN, PENGAMANAN DERMAGA WIJAYAPURA DIJAGA KETAT

CILACAP[TitikKomaPost.com] Pengamanan Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, diperketat baik sebelum maupun saat pelaksanaan eksekusi lima terpidana mati kasus narkoba di Pulau Nusakambangan. Sejak hari Sabtu, ada sebanyak satu peleton personel Pengendali Massa Kepolisian Resor Cilacap bersenjata lengkap memblokade seluruh area dermaga dan pintungerbang dermaga Wijayapura tertutup rapat, Minggu (18/1/2015).

Sebelumnya, pintu gerbang itu ditutup sebagian dan hanya dibuka ketika ada mobil yang hendak masuk maupun keluar dermaga. Sementara itu, keluarga para terpidana mati yang akan datang untuk mendampingi para terpidana guna memberi dorongan moral satu persatu mulai datang, dan bahkan bagi terpidana dari luar negeri, para keluarga terlihat didampingi petugas kedutaan negara masing-masing.

Informasi yang dihimpun, regu tembak dari Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Jawa Tengah telah berada di Pulau Nusakambangan pada Sabtu dini hari.

"Mereka datang sekitar pukul 01.30 WIB den…

PENCOPOTAN KAPOLRI AKAN BERDAMPAK STABILITAS EMOSIONAL ANGGOTA POLRI

JAKARTA[TitikKomaPost.com] Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Pol Oegroseno menyayangkan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mencopot Jenderal Pol Sutarman sebagai Kapolri lebih awal dari masa purna tugasnya. Pasalnya Sutarman masih meiliki sembilan bulan lagi masa aktifnya, sehingga pencopotan itu dinilai tak memiliki urgencynya.

"Yang perlu di garis bawahi, pergantian Kapolri sebernarnya bukan hal yang luar biasa, itu hal biasa," kata Oegroseno di Jakarta, Sabtu (17/1/2015).

Oegroseno menilai, Presiden Jokowi harusnya menghormati Jenderal Pol Sutarman yang masih memiliki masa bakiti sembilan bulan lagi. Sebab dengan waktu masa bakti itu, Sutarman masih bisa memangku jabatan sebagai Kapolri.

Namun bila Jokowi menghendaki tetap mengganti atau mencopot Sutarman sebagai Kapolri, Jokowi harusnya menyiapkan jabatan tertentu agar Sutarman masih bisa beraktifitas hingga masa pensiunnya tiba.

"Seperti misalnya pak Tarman (Sutarman), kalau ada Presiden panggil beliau, mas Tarm…