Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 18, 2014

AKSI LAGA ANGGOTA TNI AD BERBUAH REWARD DARI PANGDAM V BRAWIJAYA

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Ibarat film laga yang sering ditayangkan di TV dengan adegan salah satu tokohnya yang melakukan penyelamatan ketika terjadi penyandraan. Hal itu yang terjadi dengan anggota TNI-AD beberapa saat lalu yang telah berhasil menyelamatkan seorang bocah dalam sebuah penyandraan oleh seorang laki-laki yang diduga stress.

Atas aksi yang dilakukannya itu, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Eko Wiratmoko memberi penghargaan kepada empat petugas yang berhasil menyelamatkan korban dan menangkap pelaku penyanderaan yang dilakukan oleh Fuad Ahmad terhadap Rani, Siswi SDN 2 Tlogopatut Gresik.

“Kami berterima kasih dan merasa bangga dengan prestasi para prajurit ini. Dengan keberaniannya, mereka bisa menggagalkan penyanderaan tanpa mempedulikan keselamatan jiwanya sendiri,” kata Mayor Jenderal TNI Eko Wiratmoko, dalam sambutan apel khusus pemberian penghargaan di lapangan apel Makodam V/Brawijaya, Kamis (18/12/2014)

Keberhasilan yang di…

DITAHAN KPK, MANTAN SEKJEN ESDM AKAN BONGKAR KASUS YANG MENYERETNYA

JAKARTA[TitikKomaPost.com] Komisi Pemberantasan Korupsi menahan mantan Sekjen Jenderal Kementerian ESDM Waryono Karno sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi kegiatan sosialisasi, sepeda sehat dan perawatan gedung kantor Sekretariat Jenderal ESDM.

Atas kasus yang menimpanya, Waryono juga berjanji akan membongkar kasus yang menyeretnya kepencara,"Lillahi taala, Kita pasrah apa adanya," ujarnya seraya menuju mobil tahanan seusai diperiksa KPK sekitar 9 jam, Kamis (18/12/2014).

Juru Bicara KPK Johan Budi menyatakan Waryono ditahan di rumah tahanan KPK yang berlokasi di Detasemen Polisi Militer (Denpom) Guntur.

"WK (Waryono Karno) ditempatkan di rutan KPK cabang Guntur untuk 20 hari pertama terkait pengadaan kegiatan sosialisasi, sepeda sehat dan perawatan gedung kantor Sekretariat Energi Sumber Daya Mineral (ESDM)," kata Johan Budi.

Sedangkan kaus itu sendiri masih dalam pendalaman dan pengembangan,"Dugaan kerugian negara sementara sekitar Rp11 milia…

POLISI PANGGIL DUA PEJABAT MALANG TERKAIT OPERASI PERTAMBANGAN PT MARMORA

MALANG[TitikKomaPost.com] Polres Malang lakukan pemeriksaan terhadap dua pejabat Kabupaten Malang akibat adanya penambangan pasir besi yang dilakukan PT Marmora disinyalir abal-abal.

Kedua pejabat tersebut diperiksa karena polisi mencium adanya korupsi jalannya perizinan dan penambangan pasir besi yang dilakukan PT Marmora di wilayah Malang Selatan. Sedang pejabat yang dimaksud Djaka Ritamtama, mantan Kepala Pelayanan Perizinan Terpadu (P2T) Kabupaten Malang, dan mantan Kepala Dinas Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat, mengatakan kalau pihaknya melakukan pemanggilan terhadap kedua pejabat yang terlibat tersebut, namun saat ini baru satu yang hadir.

"Hanya satu yang hadir. Yakni Djaka Ritamtama. sedang Abdurrahman Fairdaus, tidak bisa hadir karena yang bersangkutan katnya ada rapat dengan Bupati," ujar Wahyu, Kamis (18/12/2014).

Menurut Wahyu, pemanggilan terhadap kedua pejabat itu untuk sementara sifatnya sebagai saksi dugaan korupsi dan p…