Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 15, 2014

KOMISI A DPRD KOTA SURABAYA PERTANYAKAN SOAL PROTAB PERIZINAN DAN PENERTIBAN RHU

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Komisi A, DPRD Kota Surabaya persoalkan tentang Perizinan dan Penertiban Rumah Huburan Umum (RHU) atau hiburan malam Surabaya, Senin (15/12/2012).

Terkait perizinan dan penertiban RHU yang telah mempunya prosedur tetap (protab) atau Standard Operating Procedures (SOP) namun dipandang tidak jelas oleh dewan kota surabaya, hal itu diungkap Wakil Ketua Komisi A, DPRD Kota Surabaya, Anugerah Ariyadi saat mengikuti dengar pendapat/hearing dengan instansi terkait (Disbudpar, Cipta Karya, Lingkungan Hidup, Dinas Pendapatan).

"Penertiban RHU kesannya asal-asalan. Masak belum ada TDUP, pengusaha sudah dikenakan bayar pajak," ujarnya.

Menurut Anugerah Ariyadi, memamng target pengembangan usaha atau RHU selain mengurangi angka pengangguran, juga bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Harusnya perizinan IMB, HO, TDUP sudah lengkap, baru pengusaha bisa membayar pajak. Jangan izinnya tidak lengkap terus membayar pajak, itukan aneh. Kalau izinnya t…

GOR SALATIGA MANGKRAK KONI DIMINTA PRO AKTIF

SALATIGA[TitikKomaPost.com] Pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Indoor di komplek Stadion Kridanggo Salatiga makrak, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dorong KONI kota Salatiga untuk segera usulkan kembali kepada Kemenpora RI demi rampungnya proyek pembangunan tersebut.

Menurut Ginanjar. pentingnya pembangunan GOR Salatiga rampung itu karena banyaknya potensi atlet yang berprestasi yang memerlukan sarana pendukung untuk mempertahankan prestasinya. Hal itu tentu sangat penting bagi kelangsungan kehidupan para atlet.

“Kepengurusan KONI Salatiga yang baru ini dapat lebih serius dan memiliki semangat tinggi untuk menyelesaikan pembangunan GOR Indoor tersebut. Secepatnya dapat membuat surat kepada Kementrian Olahraga (Kemenpora) RI dan tembusannya kepada Gubernur Jateng, maka saya akan siap membantunya. Dengan serius menyelesaikan pembangunan maupun membina para atlet, ke depan akan ada reward khusus. Sekali lagi, segera selesaikan pembangunan GOR tersebut,” ujar Ganjar didampingi Ketua KONI Kot…

BBM PERTAMAX TURUN PEMERINTAH KAJI HARGA PREMIUM

JAKARTA[TitikKomaPost.com] Penurunan Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis pertamax dari yang dilakukan pertamina membuat pemerintah akan mengkaji ulang harga premium, hal tersebut dikatakan Wakil Presiden Jusuf Kala (JK)  di Kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (15/12/2014).

"Itu tentu akan kami kaji lagi, tetapi ini kan masih pendek waktunya nanti kami lihat lagi perkembangannya," tutur JK.

Saat ini, JK juga menilai harga yang telah dipatok untuk BBM jenis premium Rp 8.500 telah diterima masyarakat. Sejauh ini belum ada pembahasan terkait penurunannya.

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, pemerintah akan melakukan kajian terkait penurunan harga Pertamax di sejumlah daerah.

"Pemerintah sedang lakukan kajian. Akan mengambil kebijakan sebelum akhir tahun ini,"ujarnya..

Sedangkan, terkait kebijakan subsidi BBM, ada beberapa opsi yang sedang dipirkan pemerintah, lanjut Sofyan.

Seperti diketahui, PT Pertam…