Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 5, 2014

MANTAN LURAH WONOAYU JADI BUDAK NARKOBA

"Nyabu Di Rumah Di Gulung Polisi"

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Terlena dengan barang haram jenis sabu-sabu membuat Nunuk Setija (46) harus berurusan dengan Polisi, Pasalnya saat enak nglakoni nyabu ditangkap Anggota Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polrestabes Surabaya.

Keterangan yang didapat dari Kanit Idik I Satreskoba Polrestabes Surabaya AKP Moch Yasin, penangkapan Nunuk berkat laporan masyarakat. Sehingga tersangka ditangkap di rumahnya Jalan Magersari III Sidoarjo. Dari tangan tersangka ditemukan barang bukti 2,74 gram sabu-sabu.

"Dari keterangannya, bahwa mengkomsumsi sabu itu sudah lama, bahkan sewaktu suaminya masih ada, tersangka kerap nyabu bersama di berbagai hotel di Surabaya. Tapi setahun lalu suaminya meninggal," jelas AKP Moch Yasin.

Wanita paruh baya mantan lurah Wonoayu Sidoarjo itu tidak jera akibat ditinggal mati suami karena narkoba, malah dirinya menjadi budak barang laknat itu. Dia mengaku mengenal sabu dari suaminya. "Menyesal pak, kare…

BANDAR TANJUNG PERAK MASIH KOTOR PENUH GUNDUKAN SAMPAH

"Kalimas Salah Satu Penyokong Sampah Yang Beredar Di Perairan" 

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Kepedulian masyarakat terhadap kebersihan perairan Kalimas masih minim, hal ini nampak dari gulungan sampah yang mengalir hingga masuk di alur pelayaran penyeberangan Ujung Kamal. Keberadaan sampah itu tentu sangat memprihatinkan, pasalnya sangat berpotensi menganggu lalulintas dibandar Tanjung Perak.

Ketua LSM JP LiMa (Jurnalis Peduli Lingkungan Maritim, Rudie Arijanto mengeluhkan terhadap penanganan kebersihan sampah-sampah di area pelabuhan Kalimas yang kurang maksimal. Hal itu diungkapkannya saat melihat gundukan sampah yang melintas keluar dari pelabuhan Kalimas mengalir menuju bandar kolam Tanjung Perak.

"Gundukan sampah itu bisa membahayakan keselamatan kapal yang melintas jika menabraknya dan mengenahi baling-balingnya," tutur Rudie, Jum'at (5/12/2014) sore.

Menurut Rudie, seharusnya Pelindo lebih intens melihat peredaran sampah-sampah yang mengotori perairan pela…

ILEGAL FISHING, TNI-AL TENGGELAMKAN TIGA KAPAL NELAYAN VIETNAM

JAKARTA[TitikKomaPost.com] TNI Angkatan Laut (AL) nampaknya mulai merespon instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menenggelamkan kapal-kapal berbendera asing yang melakukan Ilegal Fishing di perairan Indonesia.

Aksi pemusnahan tiga kapal nelayan Vietnam yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Indonesia dilakukan TNI-AL di Tarempa Kepulauan Riau, Jumat (05/12/2014).

Mayor Jenderal Fuad Basya mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan eksekusi terhadap pelanggaran yang terjadi di perairan Indonesia terkait penangkapan ikan oleh nelayan asing. Kali ini Angkatan Laut membrangus atas tiga kapal nelayan vietnam yang ditangkap sebulan lalu.

"Ketiga kapal itu tidak memiliki izin, tidak dilengkapi surat. Setelah melalui proses hukum, pengadilan memutuskan bahwa kapal harus dimusnahkan dan awaknya dideportasi ke negara mereka," tutur Fuad.

Secara terpisah, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengamini bahwa Angkatan Laut telah menenggelamkan tiga kapa…