Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember 3, 2014

MANGKIR, KADIS PERTANIAN SAMPANG TERANCAM DIJEMPUT PAKSA KEJAKSAAN

SAMPANG[TitikKomaPost.com] Kepala Dinas (Kadis) Pertanian (Dispertan) Kabupaten Sampang, Agus Santoso terancam akan dijemput paksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Pasalnya tersangka kasus korupsi pengadaan bibit fiktif tahun anggaran 2013 ini tidak menghadiri surat pangilan kejaksaan setempat tertanggal (3/12/2014)

Saat ini baru pemanggilan pertama, namun kejaksaan akan melakukan pemanggilan paksa jika yang bersangkutan tiga kali tidak mengindahkan pemanggilan pihak kami, kata Abdullah Kajari Sampang, melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Wahyu Triantono.

"Kalau pemanggilan kami yang pertama ini tidak datang, kita kasih kesempatan sampai ketiga kali, kalau tidak kita jemput paksa," ujar Wahyu.

Wahyu mengatakan belum diketahui pasti alasan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan bibit fiktif di Dinas Pertanian Sampang tersebut tidak menghadiri panggilan Kejari dengan agenda pemeriksaan keterangan Agus Santoso sebagai tersangka.

"Jadwal pemeriksaan tersangka hari ini…

KSAL: KRI SIAP GULUNG "ILEGAL FISHING"

BANDARLAMPUNG[TitikKomapost.com] Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Marsetio menjamin seluruh armada kapal perang siap beroperasi guna mengulung "illegal fishing", hal itu disampaikan sesuai perintah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

"Seluruh Kapal perang kita siap, memang selama ini ada hambatan di anggaran untuk pemenuhan kebutuhan bahan bakar, namun sudah teratasi," katanya saat melakukan kunjungan kerja singkat ke Brigif 3 Markas Piabung, Kabupaten Pesawaran, Rabu (3/12/2014).

Menurut Marsetio, sekitar 147 kapal siap dioperasikan, dimana sebelumnya pemenuhan anggaran operasional dan bahan bakar kapal perang hanya 27 persen dari total kebutuhan anggaran. Tapi kedepan berdasarkan rapat koordinasi terakhir dengan kabinet, pemerintah siap memenuhi segala kebutuhan bahan bakar dan operasional kapal, serta sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015.

Pascapenandatangan nota kesepahaman antara Kementerian Kelautan dan Perikana…

PJB UP BRANTAS LAKUKAN OPTIMALISASI PLTA

SURABAYA[TitikKomaPost.com] PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) Unit Pembangkit (UP) Brantas lakukan optimalisasi kerja pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan menambah kapasitas terpasangnya di tiga lokasi. Penambahan akan dilakukan di dua waduk yang berada di Malang dan Blitar, sedangkan yang satu lagi masih akan dibangun ditahun 2015 mendatang

General Manager (GM) PT PJB Unit Pembangkitan (UP) Brantas, Wisrawan Wahyu Wibowo, mengatakan bahwa dua dari tiga Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang akan dioptimalkan kinerjanya tersebut masing-masing ada di Malang dan Blitar. Sedangkan, satu PLTA baru yang akan dibangun tahun 2015 juga ditempatkan di Blitar.

"PLTA Sutami di Kabupaten Malang dari kapasitas eksisting sebesar 3x35 Mega Watt (MW) akan ditambah sebesar 2X50 MW," tutur Wisrawan.

Lanjut Wisrawan, PLTA Blitar yang diperbesar kapasitasnya ada di Kecamatan Ludoyo. Penambahan kapasitas terpasang dari 4,7 MW ditambah 1X9 MW. Dia juga mengingatkan kalau di tahu depan pihakn…

KPK TANGKAP FUAT AMIN, Ra IMAM SYUKURAN

BANGKALAN[TitikKomaPost.com] Pasca penangkapan Ketua DPRD Bangkalan Fuad Amin Imron oleh KPK, KH Imam Buchori Kholil menggelar tasyakuran dengan menyembelih seekor sapi, Selasa (2/12/2014) dini hari di rumahnya di Jalan Saksak, Kelurahan Kraton, Bangkalan.

KH Imam Bukhori Kholil mengaku penyembelehan sapi itu sengaja dilakukannya sebagai ungkapan sukur dan sekaligus sebagai simbol memotong kezaliman yang ada di bumi Bangkalan.

"Sejak 2012 lalu, ketika saya dijegal oleh Fuad Amin di Pilbup lewat tangan KPU, saya bersama teman Shohib (Sahabat Imam Bukhori) mempunyai nazar akan menyembelih sapi jika Fuad Amin ditangkap KPK atau meninggal," ungkap Ra Imam (sapaan akrab KH Imam Bukhori Kholil).

Menurut Ra Imam, pihaknya bersyukur atas ditangkapnya Fuad Amin oleh KPK. Sebab, di negara ini masih ada hukum dan tidak ada warga yang kebal hukum. Ini akan semakin menumbuhkan kepercayaan masyarakat pada penegakan hukum.

"Dengan ditangkapnya Fuad Amin, ini menunjukkan siapapun yang mela…