Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November 28, 2014

KPK PERIKSA ATUT TERKAIT KORUPSI ALKES

JAKARTA[TitikKomaPost.com] Gubernur Banten nonaktif, Ratu Atut Choisyiah kembali mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (28/11/2014).

Kedatangannya dengan mengenakan kerudung berwarna abu-abu dan seragam tahanan berwarna orange, Atut yang tiba sekitar pukul 10.31 WIB engan melayani wartawantak saat disuguhi beberapa pertanyaan. Dia memilih langsung masuk dan menuju lobi KPK untuk mengisi daftar hadir dan menunggu giliran diperiksa.

Dalam hal ini, Atut akan diperiksa KPK sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) di Provinsi Banten.

"Benar, yang bersangkutan (Atut) diperiksa sebagai tersangka," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha.

Kasus korupsi alkes itu KPK telah menetapkan Atut dan Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan, di Dinas Kesehatan Provinsi Banten tahun anggaran 2011-2013.

Keduanya resmi berstatus tersangka sejak 6 Januari 2014. Atut …

544 NELAYAN ASING DIAMANKAN APARAT DI PERAIRAN INDONESIA

BERAU[TitikKomaPost.com] Tekad Indonesia memberantas penangkapan ikan secara ilegal untuk melindungi nelayan dalam negeri nampaknya bukan isapan jempol. 544 nelayan asing baru-baru ini ditangkap di Berau, Kalimantan Timur. Mereka mengaku berasal dari Malaysia.

Dalam penangkapan tersebut didapat pula uang ringgit, surat pengadaian malaysia, namun mereka tidak membawa kartu identitas, hal ini yang membuat belum jelas ststus kewarganegaraannya.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Lestari Priansari Marsudi pada Kamis (27/11/2014).

"Memang sampai saat ini tim Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan tim lainnya belum menemukan dokumen-dokumen yang langsung terkait dengan kewarganegaraan mereka.”

"Namun kami sudah menemukan beberapa bukti-bukti kecil mengenai di mana mereka bertempat tinggal, keluarga mereka di mana, uang apa yang digunakan dan sebagainya,"tutur Menlu Retno. 



Surat Gadai

Ratusan orang yang diduga nelayan asing ditangkap di Kabupaten Berau me…