Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November 26, 2014

POLISI TANGKAP KETUA DPRD KAPUAS DAN TIGA ANGGOTANYA

"Diduga Terkait Kasus Suap Proyek PU"
PALANGKARAYA[TitikKomaPost.com] Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah menangkap Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Mahmud IIP Syafrudin terkait kasus suap proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat, Rabu (26/11/2014) malam.

Polda Kalteng juga menangkap Anggota DPRD Kabupaten Kapuas lainnya, yakni Ronny dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Timotius Mahar dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Epok Baharudin dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Selain itu, turut ditangkap Kepala Bidang Pengairan Dinas PU Kapuas Imanuah, Kabag Keuangan Pemerintah Kabupaten Kapuas Suhartini, dan supir Ketua DPRD Kapuas Hartoyo.

Berdasarkan informasi, penangkapan Ketua dan Anggota DPRD Kapuas bersama Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Dinas PU serta Pemerintah Kabupaten tersebut, merupakan tindak lanjut dari operasi tangkap tangan yang dilakukan petugas Tindak Pidana Korupsi Polda Kalteng di rumah Jalan Tambung Bungai Kuala Kapuas, …

MENHAN; POLRI HARUSNYA DIBAWAH KEMENTERIAN

"Ryamizard Ryacudu Usulkan Polri Tidak Lagi Dibawah Presiden"

JAKARTA[TitikKomaPost.com] Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menggelar silaturahmi dengan para pemimpin redaksi (pemred) yang tergabung dalam Forum Pemred di Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2014) malam.

Dalam acara itu, Ryamizard didampingi Sekjen Kementerian Pertahanan Letjen Ediwan Prabowo. Sementara dari Forum Pemred, hadir ketuanya Nurjaman Mochtar yang sekaligus pemred SCTV, Karni Ilyas (TV One), Wahyu Muryadi (Tempo), dan sejumlah Pemred lainnya.

Saat sesi tanya jawab, Ryamizard memberikan pandangannya mengenai hubungan TNI dan Polri. Menurutnya, Polri seharusnya berada di bawah sebuah kementerian, bukan langsung di bawah presiden. Hal itu supaya ada kesejajaran dengan TNI yang sudah berada di bawah kementerian. Selain itu supaya komunikasi antara Polri dan TNI bisa lebih baik dan mengalir karena berdiri seimbang.

"TNI saja berada di bawah Kemhan (Kementerian Pertahanan, Red). Seh…

BLOKIR JALAN PROYEK TOLAK PEMBANGUNAN PABRIK SEMEN INDONESIA

"Puluhan Ibu-ibu Pasang badan Di Jalan Masuk Proyek Berharap SI Hormati Proses Hukum"

REMBANG[TitikKomaPost.com] Berbagai upaya berjalan dan keluhannya kepada pemerintah merasa tak digubris, puluhan warga masih melakukan aksi tolak pembangunan pabrik semen rembang. Sekitar ring 1 Kecamatan Gunem aksi itu dilakukan guna menutup akses pintu masuk proyek dengan mengunakan lesung yang dijajar sepanjang 4 meter dan sejumlah jirigen serta bongkahan batu dan mendudukinya tepat didepan tenda penolakan, Rabu (26/11/2014)

Menurut Sutinah, Kordinator warga tolak semen di lokasi pemblokiran menyatakan aksi yang dirinya lakukan bersama puluhan ibu-ibu itu sebagai bentuk kepedulian terhadap bumi pertiwi, dan sekaligus merupakan ungkapan kekesalan yang terpendam dari warga.

“Saat ini kan proses gugatan di PTUN sedang berjalan. Sesuai surat rekomendasi dari Komnas HAM, seharusnya Plt Bupati Rembang maupun Gubernur dan Presiden merekomendasikan kepada pihak PT Semen Indonesia untuk menghentik…