Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November 25, 2014

DANA PROYEK e-KTP MENGUAP HINGGA Rp 3 Triliun

SEMARANG[TitikKomaPost.com] Beberapa data terselubung dalam dugaan kasus korupsi proyek e-KTP kini terus mengemuka. Selain proses tender/ lelang yang diduga direkayasa, pengadaan material dan alat-alat pun sarat dengan korupsi.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman membeberkan bahwa dirinya telah melakukan investigasi dengan menemui Paulus Tanos, seorang anggota konsorsium pemenang tender E-KTP yang kini bersembunyi di negara Singapura. Kepada Boyamin, Paulus mengungkapkan proses tender itu penuh rekayasa.

Dari 7 perusahaan peserta lelang, 2 perusahaan dipilih menjadi pemenangnya dengan nilai tender sebesar Rp 5,9 Trilyun dan Rp 6 Trilyun. Padahal, ada perusahaan peserta tender yang menawarkan tender senilai 4 Trilyun, namun malah dikalahkan.

Ada modus sebelum dilakukan proses tender, dari oknum Kemendagri ada yang datang ke sebuah produsen chip di Perancis meminta agar model chip yang sudah tak keluar untuk diproduksi lagi dan hanya untuk di Indonesia. Chip ini pun …

POTENSI PARPOL JALA DANA DESA, JOKOWI HARUS PERKUAT KEMENTRIAN DESA

JAKARTA[TitikKomaPost.com] Direktur Riset Setara Institute Ismail Hasani mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk memperkuat Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi dalam rangka mengelolah puluhan triliun dana pemberdayaan desa. Menurutnya, hal ini penting karena ada ketegangan antara Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk mengelola dana ini.

“Pangkal ketegangan ini adalah pemindahan Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Ditjen PMD) yang semula menginduk di Kemendagri, harus berpindah ke Kemendesa sebagaimana diatur dalam Perpres 165/2014,” tutur Ismail dalam keterangan pers kepada wartawan, Selasa (25/11/2014).

Menurut Ismail, bahwa jajaran Ditjen PMD diduga membangkang pemindahan ini, karena telah mengusik safe zona di Ditjen PMD Kemendagri, yang mengelola puluhan triliun dana pemberdayaan desa.

“Demi keadilan desa, Jokowi harus peringatkan Mendagri untuk menegakkan disiplin jajaran Ditjen PMD, agar patuh pada Perpres 165 d…

OKNUM POLISI TIMBUN BBM ILEGAL

"Modus Modifikasi Mobil Untuk Operasi di SPPU Lalu di Timbun"

MOJOKERTO[TitikKomaPost.com] Polres Mojokerto tetapkan dua tersangka kasus penimbunan Bahan Bakar Minyak ilegal di gudang Dusun Sumber Kepuh,Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo,Kabupaten Mojokerto. Salah satu pelaku adalah anggota Polri yang berdinas di polsek wilayah Surabaya.

AKBP Muji Ediyanto, Kapolres Mojokerto,mengatakan, dari hasil penyelidikan pihaknya menetapkan dua tersangka, EU yakni anggota Polri serta adik tersangka yakni MI warga Dusun Bangsri RT 02 RW 01, Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

"Penimbunan dilakukan di gudang milik EU,"katanya,

Lanjut Muji, modus yang dilakukan dengan mengunakan tenaga supir dua orang yaitu Hendrik dan kusnadi yang disuruh bergerilya mengunakan mobil yang sudah dimodivikasi Isuzu station warna biru nopol N 802 UT untuk membeli disetiap SPBU sebanyak 100 liter satu kali transaksi. Kapasitas mobil hasil modifikasian itu 1.100 liter BBM…