Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November 20, 2014

PUDAK TUNTUT PT SI BERTANGGUNG JAWAB BEKAS LAHAN TAMBANG

GRESIK[TitikKomaPost.com] Pusat Demokrasi dan kemanusiaan (PUDAK) lakukan aksi demo masal didepan kantor PT. Semen Indonesia Jl. Veteran Gresik, Kamis (20/11/2014).

Dalam orasinya PUDAK menuntut Lahan Eks Tambang di Gresik yang dieksploitasi oleh PT. Semen Gresik Tbk. yang banyak terbengkalai diterlantarkan tanpa adanya pemanfaatan dan diduga adannya pemindah tanganan kepada pihak lain, padahal hak tanah tersebut adalah Hak pakai bukan Hak Milik.

Meneurut ketua PUDAK Farid, baru-baru ini terjadi longsor disalah satu lahan Eks Tambang PT. Semen Gresik yang berdekatan dengan Pemukiman warga tanpa ada perbaikan di daerah tersebut.

“Dan di sekitar Desa kembangan, juga ada sampah di Buang sembarangan dan tanah bekas galian tandus tidak ada perawatan dan penghijauan selama ini, “katanya.

Seperti yang di contohkan di sekitar situs Putri Cempo, PUDAK menemukan sampah di buang sembarangan, tanah bekas galian tandus tidak ada perawatan, bahkan adanya beberapa lahan yang di dirikan pabrik da…

KAPOLRI PERINTAHKAN LAKUKAN INVESTIGASI SECARA PARAREL

'Brimob harus Tetap Di mako'

JAKARTA[TitikKomaPost.com] Kapolri Jenderal Sutarman lakukan pertemuan dengan KSAD Jenderal Gatot Nurmantyo di Batam, Kamis (20/11/2014). Dalam pertemuan itu, telah dibuat beberapa kesepakatan atas apa yang terjadi anatara anggota kedua korps itu.

"Situasi Batam sementara kondusif dan perintah saya tegas,  bahwa anggota Brimob tidak boleh melakukan penembakan dan wajib berada di Mako Brimob," tutur Sutarman, Kamis (20/11/2014).

Sutarman juga menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi secara pararel. Investigasi itu baik dilakukan sendiri maupun secara bersama TNI.

"Terhadap penembakan itu akan dilakukan investigasi jenis peluru apa, dan dari senjata siapa, dan ditembakkan siapa yang mengenai anggota (Yonif 134),"tegasnya.

Pantauan dilapangan, insiden bentrok yang mengakibatkan dua korps bersiteru hingga Praka Marpaung, anggota Yonif 134, terkena tembakan dibagian pundak dan mengakibatkan meninggal dunia itu nampaknya terja…

BUPATI AKAN TINDAK TEGAS PT ILM BILA TERBUKTI MELANGGAR

SIDOARJO[TitikKomaPost.com] Pemkab akan tindak tegas PT Indo Lautan Makmur bila terbukti hasil pembuangan limbah yang diduga milik pabrik sosis itu telah mencemari beberapa sumur dan aliran sungai warga Desa Wilayut Sukodono. Hal itu diungkapkan oleh Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah.

“Limbah itu tidak boleh dibuang di got/saluran air (sungai) disitu, sebab baunya tidak enak. Karena sosis itu kan bahannya dari daging dan ayam. Kalau merembes ke sumur, sumurnya menjadi tidak enak baunya,”tutur saifullillah kepada wartawan saat hadir pada Pelantikan dewan pengurus kamar dagang dan industri (Kadin) kabupaten Sidoarjo masa bhakti tahun 2014-2019 dan lokakarya diskursus perekonomian regional antisipasi menghadapi MEA 2015 di pendopo Delta Nugraha, Rabu (19/11/2014).

Menurut Saiful illah, hasil dari pengolahan di pabrik harus ditampung dalam kolam penampung limbah yang harus dimiliki dalam lokasi pabrik itu, "Kalau limbah B3 itu harus dibuang ya harus dilakukan dengan benar disalurkan pada…