Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 29, 2014

SLOK KUNCI KONTAINER CRINE TERMINAL NILAM PUTUS

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Diduga kurang perawatan, Kontainer Crine di terminal Nilam terputus slok kunci selingnya saat mengangkut kontainer, akibatnya kontainer terjatuh dan seluruh isinya berantakan.

Untung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, namun isi kontainer berupa minuman kaleng rusak total sehingga mengalami kerugian ratusan juta.

Bambang Wiyadi, Manajer Terminal Nilam PT Pelindo III cabang Tanjung Perak belum bisa dikonfirmasi, menurur salah satu staffnya masih memimpin rapat internal. "Bapak masih rapat bersama staff sebagai kegiatan rutin,"tuturnya. Rabu (29/10/2014).

Pantauan dilapangan, area terminal sesudah kejadian distiril dari pihak lain sekalipun awak media. Salah satu saksi mata dilapangan mengatakan bahwa kontainer itu saat diangkat hendak ditumpuk diatas kapal terjatuh menimpa kontainer diatas palka lalu terpental ke darat. " Ketika kontainer diangkat sempat ada suara drettt, dan tak lama jatuh,"ujarnya.

Sampai saat ini titikkomapost.com m…

KIBULI BOCAH PENJAJAH SUSU DIVONIS 3 TAHUN PENJARA

SURABAYA]TitikKomaPost.com] Terbukti bersalah melakukan pencabulan terhadap anak berusia 6 tahun, seorang penjual susu dijatuhi hukuman 3 tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (28/10/2014).

Bertempat di ruang sidang Sari 2 PN Surabaya, terdakwa Syaifulah Faishal Effendi (38) harus mendengar vonis majelis hakim yang dibacakan Sudarwin selaku ketua majelis. Pada pembacaan putusan ini juga dihadiri jaksa Muchlis sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam putusannya, majelis hakim yang diketuai Sudarwin ini menyatakan bahwa tindakan pencabulan yang dilakukan terdakwa Syaifulah Faishal Effendi itu terbukti secara sah dan meyakinkan.

“Atas perbuatan yang dilakukan terdakwa ini melanggar pasal 82 UU RI No 23 Tahun 2003 tentang perlindungan anak. Untuk itu, terdakwa dijatuhi hukuman 3 tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan, “ ujar Sudarwin saat membacakan putusannya.

Selain menjatuhkan hukuman penjara 3 tahun, majelis hakim juga menghukum terdakwa dengan…

SELAMAT JALAN LAKI-LAKI MINANG YANG SUKA WAYANG

"Angkat Wayang di Tanjung Perak Sebagai Upaya Melestarikan Budaya"

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Keceriaan terpacar dari wajah seorang muslim yang baru saja menjalankan ibadah haji dari Capt Renaldo Sjukri, Kasi Tertib Berlayar Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya. Genap sudah bertugas selama 4 tahun, dua bulan di jajaran Kesyahbandaran Tanjung Perak.

Selama menjabatan, baik pelayanan yang diberikan kepada penguna jasa dan pihak terkait yang dilakukan secara allout membuat kondisifitas pelayaran berjalan lancar. Meski demikian kemesraan dengan insan media terjalin dengan baik ketika memberikan sumber sesuai yang diharap para awak pers.

Selepas dari jajaran syahbandar tanjung perak per 1 Nopember 2014, laki-laki subur berdarah minang itu kini menempati pos barunya di pusat. Sebagai Kasi manajemen Keselamatan kapal dan Kepelautan Direktorat Perkapalan dan Kepelabuhanan (Ditkapel) Dirjen Perhubungan Laut.

Diakhir Tugasnya di Syahbandar Utama Tanjung Perak Surabaya, sa…