Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 20, 2014

5 KLASTER KALIMAS AKAN ENTAS KERUWETAN PELABUHAN

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Pelindo III cabang Tanjung Perak menjamin akan mengentas keruwetan pelabuhan rakyat kalimas dengan melakukan penataan secara keseluruhan, hal ini terlihat dengan berlakunya klaster pada pengaturan sandar kapal dengan teknis susun sirih.

Disamping rencana pendalaman kolam kalimas yang akan dilakukan pada bulan Nopember 2014 nanti, penataan kalimas sudah diberlakukan klaster ruang sandar bagi kapal-kapal di kalimas. Aida liam klaster yang dibuat oleh pelindo, disetiap kalster dibuat 175 meter.

Manajer Terminal kalimas PT Pelindo III cabang Tanjung Perak, Jasri mengatakan kalau saat ini pihaknya untuk menata ualang kalimas pasca kesepakatan bersama antara Syahbandar, Otoritas pelabuhan, dan Pelindo 22 September lalu, telah membentuk sekat-sekat pengunaan dermaga agar mempermudah kegiatan bongkar muat di kalimas.

"Klaster area sandar kapal kita buat lima zona sepanjang kalimas, dan setiap klaster dipegang seorang pengawas untuk sementara ini,"tuturnya, S…

PELINDO; KM KARSA SETIA GUNAKAN DERMAGA SECARA ILEGAL

"Kegiatan Bongkar Muat Tidak Ada Pemberitahuan Pada Terminal kalimas"



SURABAYA[TitikKomaPost.com] Upaya Pelindo III cabang Tanjung Perak mewujudkan hasil kesepakatan bersama antara Syahbandar, Otoritas Pelabuhan, dan Pelindo III cabang Tanjung Perak yang dilakukan pada 22 September 2014 lalu sebagai solusi mengentas keruwetan penataan kapal yang keluar masuk pelabuhan Kalimas, dengan menghidupkan kembali pelayanan P2K2 Terpadu nampaknya hanya bertepuk sebelah tangan. Pasalnya salah satu komponen yang melakukan kesepakatan tersebut Otoritas Pelabuhan (OP) diduga sengaja mengebiri aturan yang diberlakukan itu.

Masuknya kapal KM Karsa Setia (KS) milik pelayaran PT Citra Baru Adinusa (CBA) yang berukuran jumbo dengan panjang 58 meter dengan cara diam-diam sandar dan melakukan kegiatan bongkar muat di dermaga kalimas jelas tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang dikeluarkan OP telah melarang kapal diatas 55 meter masuk pelabuhan Kalimas.

Manager Terminal Kalimas …

PELANTIKAN JOKOWI -JK BISA JADI CONTOH BAGI NEGARA LAIN

JAKARTA[TitikKomaPost.com] Mulus jalannya pelantikan presiden Joko Widodo membuat penilain sendiri bagi semua kalangan, tak terkecuali anggota MPR RI dari unsur DPD RI, Jeffrie Geovanie. mengatakan, pelantikan Jokowi sebagai Presiden RI adalah "moment of truth", mengingat suasana yang tercipta sangat kondusif tidak tergambar permusuhan yang dikemas berhadap-hadapan dalam Sidang Paripurna MPR hari ini.

"Bahkan tidak ada kebencian tersisa di jam-jam bersejarah itu," kata Jeffrie di Jakarta, Senin (20/102014).

Kedatangan pasangan pesaing Jokowi-Jusuf Kalla pada pilpres 2014, Prabowo Subiato dan Hatta Rajasa juga memberikan poin lebih. Seluruh undangan dan anggota MPR menyambut mereka dengan standing applause saat menghadiri pelantikan tersebut. Sambutan meriah juga diberikan kepada Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.

"Semua saling memberikan penghargaan, menempatkan posisi dan porsi masing-masing dengan begitu sempurna dalam harmoni," ujarnya.

Menurut Jeffrie, …

ADAHAL YANG MENARIK PADA PELANTIKAN JOKOWI-JK

JAKARTA[TitikKomaPost.com] Dibalik pengalaman pelantikan presiden RI, Sekjen MPR, Edi Siregar, memaparkan adanya perbedaan mencolok antara pelantikan Presiden Jokowi dengan presiden - presiden RI sebelumnya.

"Kalau pelantikan sekarang ini, presiden yang akan digantikan dan presiden yang akan memimpin berikut wakilnya, sama - sama datang ke sidang paripurna dan sama - sama menyambut tamu negara," imbuhnya, di Jakarta, saat diwawancarai stasiun TV swasta, Senin (20/10/2014).

Menurutnya tradisi ini harus dijaga, karena sangat baik. Pihaknya sendiri sudah mengurusi pelantikan presiden sejak zaman Soeharto masih menjadi presiden dulu.

Pelantikan Presiden Jokowi dan wakilnya Jusuf Kalla, dinilai mirip dengan pesta pernikahan. Sebabnya, di area sidang paripurna MPR, Kompleks Parlemen Senayan, terdapt janur kuning

Sekjen MPR, Edi Siregar, menyatakan janur itu adalah hiasan agar pelantikan Jokowi semakin meriah. “Semua sudah dipersiapkan,” imbuh Edi, di Jakarta, dalam sesi wawancara sta…