Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 17, 2014

GELIAT KUNJUNGAN KAPAL DI TANJUNG PERAK TAK TERPENGARUH GEJOLAK POLITIK

" Terjadi Lonjakan Pada Triwulan III Tahun 2014 "
SURABAYA[TitikKomaPost.com] Tingginya suhu politik saat ini tak redakan gerak arus kapal yang masuk ke Tanjung Perak, hal ini terlihat dari evaluasi triwulan 2014 mencatat adanya kenaikan hingga 2% dibanding tahun lalu 2013.

Pencapaian kunjungan kapal pada triwulan tahun ini memang mengalami pertumbuhan bila dibandingkan tahun 2013. Besaran angka yang dicapai selama triwulan ini sebesar 5.444.103 dalam satuan Gross Tonage (GT) dan 10.257 dalam satuan unit. Meski kenaikannya hanya sedikit, menurut Dhany Rachmad Agustin, Kahumas PT Pelindo III cabang Tanjung Perak, hal ini patut mendapat apresiasi, pasalnya ditengah gejolak politik serta rangkaiannya yang padat, sangat berpengaruh pada aktifitas perekonomian.

"Kenaikan 2% dibanding tahun lalu itu perlu diapresiasi,"tuturnya.

Berdasarkan jenis kapalnya, kapal petikemas masih mendominasi dengan jumlah 3.419 unit dengan berat mencapai 27.368.946 GT, disusul kapal general c…

OKNUM OP KELUARKAN SURAT SAKTI LANGGAR LAYANAN P2K2

"Disinyalir Kapal Berukuran Jumbo Dipermudah Masuk Kalimas"

SURABAYA[TitikkomaPost.com] Kesepakatan Syahbandar, Otoritas Pelabuhan, dan Pelindo III cabang Tanjung Perak dalam konsep berlakukannya kembali pelayanan P2K2 Terpadu nampaknya hanya menjadi isapan jempol saja, Pasalnya belum genap sepekan diberlakukannya kembali pelayanan P2K2 Terpadu pelabuhan kalimas tercendrai dengan masuknya kapal berukuran jumbo yang notabene dilarang masuk menurut aturan yang dikeluarkan oleh kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak.

Kapal cargo yang disinyalir bernama KM Karsa Setia ( KS) disebut-sebut mendapat kemudahan dari oknum pejabat Otoritas Pelabuhan dengan mengantongi surat sakti guna menggugurkan aturan P2K2 Terpadu tersebut.

Guna menelusuri kebenarannya, titikkomapost.com mendapat keterangan dari sumber dilapangan mengatakan bahwa kapal tersebut bisa masuk karena rekomendasi pimpinan OP.

"Kapal itu sudah nyelonong masuk kalimas, dengan menunjukkan selampir surat yang di ACC …

PERANAN DISTRIK NAVIGASI BAGI KESELAMATAN PELAYARAN

" Lakukan Sosialisasi Kenavigasian Kepada Pelaku Pelayaran "

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Guna terciptannya keselamatan dalam pelayaran diwilayah Alur Pelayaran perairan khususnya Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dan Alur Pelayaran Timur Surabaya (APTS), Dinas Navigasi Kelas I Surabaya melakukan sosialisasi kenavigasian bagi pelakuka pelayaran, Kamis (16/10/2014).

Derasnya arus pergerakan kapal yang keluar masuk Alur Pelayaran Tanjung Perak sangatlah membutuhkan dukungan perambuhan yang sangat memadahi, dan pemahaman serta peran aktif dari pelakukan pelayaran itu sendiri.

Tingginya tingkat kecelakaan kapal ada kecenderungan masih minimnya para awak kapal untuk memahami fungsi telekomunikasi saat mendukung pelayaran. hal ini diakui Kepala Distrik Navigasi Kelas I Surabaya, Ir. I Nyoman Sukayadnya,MM saat memberikan sambutan dalam acara tersebut, bahwa Masih minim pemahaman terkait pentingnya berita kapal yang disampaikan kepada navigasi dalam aktifitas pelayaran.

"Tidak …

PERADILAN SESAT, PENIMBUN BMM DIHUKUM RINGAN

"Rugikan Negara Rp 124 Miliar, Hakim Vonis 3 Bulan"

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Nyata bersalah merugikan negara 124 miliar, pelanggar pasal 55 UU RI No 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, namun Hakim Ketua Antonius Simbolon, SH, MH menjatuhkan vonis pada Anom Setya Legawa Alias Yoyok hanya 3 bulan penjara.

"Menyatakan Terdakwa Anom Setya Legawa Alias Yoyok bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan perbuatan menyalahgunakan pengangkutan dan atau Niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pemerintah. Menghukum terdakwa tersebut diatas dengan pidana penjara selama 3 (tiga) bulan. Menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 25 juta dengan ketentuan apabila terdakwa tidak mampu membayar denda diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan. Menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan," jelas Hakim Ketua didampingi anggotanya, I Dewa Gede Ngurah Adnyana dan Sugiyanto, Kamis (16/10/2014) di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Vonis…