Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September 24, 2014

SIAP DIRESMIKAN, UJI COBA GARBARATA GAPURA SURYA CLEAR

"200 Penumpang KM Dorolonda Melenggang Masuki kapal"

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Manajemen PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak untuk kesekian kalinya melakukan ujicoba operasional terminal penumpang baru Gapura Surya Nusantara. Hal ini dilakukan sebagai penyempurnaan guna kesiapan peresmian yang rencanannya akan dilakukan langsung oleh menteri BUMN, Dahlan Iskan nanti tanggal 2 Oktober 2014.

Kepala Humas PT Pelindo III Cabang Tanjung Perak Dhany Rahmad Agustian mengungkapkan, Ujicoba kali ini dilakukan langsung untuk percobaan simulasi embarkasi (keberangkatan) kapal laut agar kami dapat mengetahui apa kekurangan dari operasional di terminal penumpang baru.

“Kali ini kami ujicoba langsung dengan menggunakan para penumpang kapal Pelni Dorolonda tujuan Balikpapan” ujarnya, Rabu (24/9/2014).

Sekitar 200 orang lebih penumpang kapal laut tersebut harus melewati beberapa prosedur seperti scan barang bawaan melalui X-Ray di dalam terminal penumpang baru, kemudia…

OP SANGKAL KM AMUKTI PALAPA LAKUKAN DISKRIMINASI PELAYARAN

"Pertimbangan Cuaca Guna Keselamatan Kapal dan Penumpang"

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Surabaya menepis kalau ketidak jelasan layanan pelayaran kapal perintis KM Amukti Palapa menuju Masalembu karena faktor kesengajaan, Hal itu dilakukan karena pertimbangan cuaca yang tidak memungkinkan dilakukan pelayaran.

Memang telah terjadi keterlambatan pelayaran hampir satu bulan, jadwal rencana pelayaran yang berubah-ubah dari awal September berangkat, hingga kinipun belum jelas kepastian berangkatnya, ini dikarenakan kapal tersebut juga dijadwalkan lakukan docking tahunan.

Sahat Simatupang melalui PPK kapal printis Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak (OP), Bernard Martin.M, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa tidak bisanya kapal KM Amukti Palapa berlayar bukan semata-mata karena adanya diskriminasi seperti pemberitaan titikkomapost.com sebelumnya. Akan tetapi kapal hendak melakukan docking tahunan,dan menimbang cuaca yang masih kurang a…

HMI JABODETABEK DAN BANTEN PASANG BADAN DUKUNG ANAS

"Ngluruk Ke Gedung KPK dan Tipikor"


JAKARTA[TitikKomaPost.com] Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) wilayah Jakarta Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi-Karawang dan Banten mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pengadilan Tipikor untuk memberi dukungan moral kepada Anas Urbaningrum dalam menghadapi putusan perkara kasus dugaan korupsi. Ketua Umum Badko HMI Jabodetabeka-Banten Zulkarnain Bagariang, mengatakan demi keadilan kita lakukan dukungan pada Anas,"Kita ingin hakim bertindak seadil-adilnya dalam kasus Anas, dan kehadiran kita untuk memberi dukungan moral, bahwa Dia  tidak sendirian menghadapi kasus ini,"tuturnya, Rabu (24/9/14).

Sikap yang kami ambil dengan mendatangi KPK dan Tipikor sangat penting dilakukan karena Anas merupakan senior dan mantan Ketua Umum HMI, diharapkan bisa menghadapi kasus ini dengan tenang.

"Solidaritas yang kami berikan kepada mantan ketua umum itu, juga ingin menunjukkan bahwa Anas tidak sendiri menghadapinya, masih ad…

ECER BBM BERSUBSIDI, OKNUM POLISI BUKITTINGGI PASANG BADAN

"Berdalih Biayai Oprasional Unit Buser Polres"

BUKITTINGGI[TitikKomaPost.com] Berdalih untuk biaya oprasional unit yang dikomandoi, oknum anggota polisi berpangkat perwira pertama Polres Bukittinggi lakukan kegiatan penyelundup minyak tanah bersubsidi ke sejumlah daerah di Sumatera Utara.

Oknum polisi berinisial ZL menjabat Kanit Buser Polres Bukittinggi itu melakukan kegiatan ilegalnya disebuah bengkel motor jalan Raya Bukittinggi-Medan KM 5, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Ketika beberapa wartawan melakukan peliputan, kegiatan penyulingan minyak tanah sebanyak 5 ton sedang berlangsung dari mobil tangki ke puluhan drum dan yang telah disediakan. "Sebenarnya ini bengkel, bukan pangkalan minyak tanah, wajar kalau didepan tidak ada tanda pangkalan minyak ,"kata seorang pekerja yang engan disebut namanya.

Saat ditanya, siapa pemilik minyak tanah ini? Pekerja tersebut mengatakan kalau tangki minyak tanah ini milik seorang anggota polisi berpangkat perwira,"ujarny…