Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September 15, 2014

JOKOWI : MENTERI DALAM KABINETNYA HARUS LEPAS JABATAN PARTAI

"Tidak Mau Para Menterinya Terbebani Urusan Kepartaian"

JAKARTA[TitikKomaPost.com] Presiden RI terpilih Joko Widodo (Jokowi) menegaskan hendaknya para menteri dalam kabinetnya nanti melepaskan diri dari jabatan partai politik. Sebagaimana disampaikannya setelah mengumumkan opsi struktur kabinet yang akan membantu dalam pemerintahannya kelak.

"Sudah saya sampaikan bolak-balik. Itu tidak berubah,"tutur Jokowi di Kantor Transisi, Jakarta, Senin (15/9/2014) malam.

Maksud dari keputusan yang disampaikan Jokowi tidak lain dilakukan agar para menteri dalam kabinetnya kelak dapat bekerja dengan maksimal fokus pada tanggung jawabnya tanpa harus dibebani urusan kepartaian. Meski rancangannya itu sebelumnya mendapat pertentangan dari beberapa petinggi partai politik.

Meski waktu itu Jokowi mengaku akan segera mengkomunikasikan hal tersebut dengan petinggi-petinggi partai politik, namun kenyataannya hingga kini, komunikasi belum terwujud.

Jokowi dan JK hari ini telah mengumumkan …

KAPOLRI LURUSKAN, KALAU DIRINYA TIDAK TAHU SOAL HILANGNYA PESAWAT MAS

JAKARTA[TitikKomaPost.com] Kapolri Jenderal Sutarman meluruskan berita beberapa media massa yang mengutip jika dirinya mengetahui penyebab hilangnya pesawat MH370 milik Malaysia Airlines.

"Itu salah kutip. Maksud saya, Kapolri membantu kasus ini. Jadi pembantu pilot pesawat yang hilang itu asalnya dari Sumut. Saya membantu dengan cara mengirim orang tua pembantu itu didampingi kepala desa dan anggota Polri ke Malaysia atas pemintaan Kepala Polis DRM," kata Kapolri Jenderal Sutarman saat dihubungi wartawan  di Jakarta, Senin (15/9/2014).

Pembantu itu diharapkan membuka mulut dan menceritakan dengan jujur kepada PDRM tentang apa yang dia ketahui tentang kegiatan sehari-hari pilot.

"Nah yang tahu masalah ini hanya Kapolri dan Kepala Polis DRM. Tapi teman-teman menulis seolah Kapolri tahu tetang pesawat itu. Darimana saya tahunya?," tutu Sutarman balik bertanya.

Saat memberi sambutan dalam acara penandatanganan kerja sama dengan Lion Air di Discovery Hotel, Ancol, Jumat…

TUMPUKAN KAPAL PADATI BIBIR ALUR KALIMAS

"Berpotensi Ancam Keselamatan Kapal Penyeberangan Ujung Kamal"
SURABAYA[TitikKomaPost.com] Kronisnya kondisi pintu muara alur Kalimas yang dipadati kapal-kapal yang hendak memaksa masuk pelabuhan kian mengular hingga ekor kapal yang berlabuh sampai makan area kapal penyeberangan Ujung Kamal. Keadaan tersebut makin hari tambah kepadatannya, hingga pelabuhan kalimas terjadi mati tidak ada pergerakan kapal.

Disamping karena kondisi kalimas yang tergantung pada pasang surut air, dimana saat ini debet air sangat rendah sehingga terjadi sulitnya pergerakan kapal-kapal yang akan keluar masuk pelabuhan. kepadatan kapal yang sedang labuh di alur kalimas hingga dimuaranya merupakan prilaku buruk para awak kapal yang dengan sengaja memaksakan diri menerjang blokade bendera merah tanda larangan masuk milik Kantor Kesyahbandaran Tanjung Perak Surabaya yang terletak di titik nol kalimas/muara kalimas.

Akibatnya, kebuntuhan alur itu sangat berpengaruh pada oprasional kapal penyeberangan Ujun…