Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus 15, 2014

PEMBONGKARAN GUDANG 125 JAMRUD TANPA DILENGKAPI K3

" PT HJA Abaikan Keselamatan Kerja "

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Kebakaran yang melanda gudang 125 Jamrud Tanjung Perak beberapa hari lalu nampaknya merupakan kelalaian dari PT Hasputra Jaya Abadi (PT HJA) yang berkantor di Surabaya, hal ini karena dalam pelaksanaan pembongkaran gudang tersebut tidak mengindahkan kaidah Keselamatan, Kesehatan, Kerja (K3).

Sebagai perusahaan pemenang lelang guna melaksanakan pembongkaran PT HJA ketika melaksanakan pekerjaan di lapangan dengan teknik pengelasan dengan mengunakan gas elpigy dan tabung oksigen tidak adanya kesediaan perlengkapan k3 sebagai standar keselamatan kerja, baik kelengkapan pekerja maupun yang lebih ektrim alat pemadam, sehingga bila terjadi resiko kerja akan berperan awal dalam menanggulanginya.

Dhany R Agustian, Ka Humas PT Pelindo III Cabang Tanjung Perak, ketika dikonfirmasi terkait siapa yang bertanggung jawab atas kecelakaan kerja itu, Dia" menjelaskan kalau PT HJA merupakan pihak yang seharusnya bertanggung j…

KIRANA IX TERLAMBAT, PENUMPANG TERLANTAR

" Hampir 24 Jam Ratusan Penumpang Keleleran di Pelabuhan Tanjung Perak "

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Untuk kesekian kali penumpang terlantar lantaran kapal terlambat datang, dan kali ini menimpa calon penumpang kapal Roro Kirana IX. Ratusan penumpang itu kelekaran memenuhi ruas-ruas jalan Pelabuhan Tanjung Perak mulai Kamis (14/8/2014) pagi hingga Jum'at (15/8/2014) sore.

Kapal Roro milik pelayaran PT Dharma Lautan Utama (PT DLU) yang sediannya datang dari Batulicin - Balikpapan dan kembali bertolak kembali dari Tanjung Perak ke Kalimantan itu menurut jadwal pelayaran yang tertera dalam tiket seharusnya tiba dan melakukan pelayarannya lagi, Kamis (14/8/2014) pukul 14.00 Wib, tapi dalam kenyataannya kapal baru sandar di Perak Jum'at (15/8.2014) pagi pukul 07.00 Wib, sehingga keterlambatan sekitar 24 jam itu membuat kesal dan nelongso calon penumpang. Hal itu terlihat dari raut muka salah satu penumpang yang tampak masam karena harus menunggu sangat lama, Dia mengatakan…