Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 21, 2014

AROGAN, PT NCL DAN PT PDS KEBIRI ATURAN PEMBONGKARAN HEWAN

" MAFIA PEMBONGKARAN SAPI DI PERAK TETAP BERLANGSUNG "

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Nampaknya kesungguhan pemerintah dan pihak terkait untuk menegakkan kaidah pembongkaran sapi yang benar ditantang oleh mafia pengusaha pembongkaran sapi di Tanjung Perak, Pasalnya sampai detik ini masih saja berlangsung meski larangan Otoritas Pelabuhan melalui Surat Edaran. SE No. 003/02/20/OP-TPR-13, Sidak Dinas Peternakan, Himbauan APBM, dan tanggapan Majelis Ulama Indonesia kota Surabaya yang sedang mengkaji untuk keluarkan fatwa.

Berbagai pihak telah berupaya untuk menertibkan tatacara pembongkaran sapi di Tanjung Perak, dan kenyataannnya para pelaku usaha baik pedagang sapi, pelayaran, maupun PBM memilih jalan pintas menghalalkan segala cara untuk memenuhi kepentingannya. Salah satu perusahaan pelayaran dan perushaan bongkar muat, PT Namsurya Citra Line (NCL) Dan PT Pelita Darma Samudra (PDS) sudah terkenal sebagai pihak yang intens melakukan kegiatan tersebut. Ironisnya perusahaan tersebu…

AKIBAT KEBOCORAN, KAPAL NELAYAN KM SAMUDRA FISH TENGGELAM

SURABAYA[TitikKomaPost.com] Bertahan selama tujuh belas jam, crew kapal nelayan KM Samudra Fish yang hendak mencari ikan di perairan Madura posisi 06*16,65-113*31,99 T s/d 06*19'83"S-113*31'33" T akhirnya terselamatkan dari musibah karamnya kapal mereka oleh KM Santika Nusantara yang sedang melakukan voyeger bertolak dari Balikpapan menuju Surabaya, Sabtu (21/6/2014) pukul 07.05 LT.

Kapal jenis penangkap ikan berGT 21 yang dinakhodai Anas Nurochimd dengan membawa Anak Buah Kapal (ABK) 10 orang itu awalnya bertolak dari pelabuhan perikanan Brondong Lamongan, Kamis (19/6/2014), dan setelah hampir separuh perjalanan sekira Jum'at jam 14.00Wib kapal mengalami kebocoran dibagian belakang, sehingga air tidak bisa dibendung lagi dan akhirnya kapal tenggelam, Untuk saat kapal mulai tenggelam seluruh crew berhasil menyelamatkan diri dengan bertengger di raki-rakit bambu yang mereka buat," Kejadiannya sangat cepat mas, sehingga kami ngak pakai panjang pikir, sesegera m…