Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November 28, 2013

CIPTAKAN HARMONISASI PELAKU BISNIS KEPELABUHANAN

“Melalui Rakornas APBMI, Siap Songsong The Asean Community “

SURABAYA [TKPost]Ditengah keterbukaan arus perekonomian dunia dalam kontek pasar bebas, tak luput perusahaan yang bergerak bidang bongkar muat sebagai salah satu komponen pelaku bisnis kepelabuhanan mempersiapkan diri guna bisa bermain dalam irama bisnis global tersebut. Dua Puluh Lima Tahun berkiprah dalam jasa industry kepelabuhanan, Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diselenggarakan dua hari (27-28/11/2013) di Hotel Mercure Surabaya, bersama warganya siap menghadapi dahsatnya arus pasar bebas dunia.

Setelah berlakunya UU No 17 tahun 2008, Hal ini merupakan gelombang Tsunami bagi jasa pengusaha di pelabuhan khususnya Perusahaan Bongkar Muat (PBM) karena disana telah diutus BUP yang juga dapat melaksanakan bongkar muat, Untuk itu pelru adanya pengaturan bersama yang komprensip yang khususnya pada pelabuhan umum. Oleh karena itu pada Rakornas APBMI kali ini…

BERITA FOTO: Kebocoran KLM Mitra Abadi Diluar Dugaan Nakhoda

SURABAYA[TKPost] Detik-detik terakhir tenggelamnya KLM Mitra Abadi GT 239 yang dinakhodai Idrus dengan dibantu 7 orang crew seyogyanya bertolak dari Pelabuhan Kalimas Surabaya menuju Pelabuhan Donggala Sulawesi Barat, Namun secara tiba-tiba saat kapal berada diposisi Ujung Pelabuhan Kalimas (Titik Nol), dibagian kamar mesin sudah penuh air membuat mesin mati, hingga kapal terbawa arus ketengah. Atas keadaan itu Nahkoda mengambil tindakan pengamanan dengan membuang kapal kesisi Utara tepatnya berusaha disandarkan dibibir dermaga Jamrud Utara, Kamis (28/11/2013).(RA)

Miris Melihat Keberadaan Depo Kontainer Di Tanjung Perak

"Masih Banyak Yang Mengorbankan Lingkungan Masyarakat"

SURABAYA[TKPost] Dasyatnya arus barang yang mengalir melalui pelabuhan Tanjung Perak membuat para pengusaha pelayaran gencar mendirikan Depo Penumpukan Petikemas (DPP) sebagai saran pendukung penumpukan container barang. Hal ini terlihat makin menjamurnya keberadaan depo yang disinyalir menyalahi perizinan untuk peruntukan lahan yang digunakan.

Bisnis Depo memang sangat menjanjikan khususnya bagi para pengusaha pelayaran, fungsi depo sebagai terminal penumpukan barang yang hendak dibongkar, baik dari dan menuju ke kapal sangat diperlukan oleh pelayaran. Yang memprihatinkan, banyak depo-depo lahannya sangat sempit tetapi diberi ijin menjadi depo, bahkan keberadaab depo petikemas itu juga telah masuk ke wilayah-wilayah pemukiman masyarakat seperti depo PT SPIL yang berada di jalan Teluk Weda tentu menjadi potret buram atas pemberian izin pembangunan depo yang telah mengorbangkan sisi sosial.

Meski belum satu tahun, keber…